Si Mayit Diazab karena Ratapan Keluarganya?

0
1083

Dalam hadits yang shahih disebutkan bahwa seorang mayit akan diadzab karena tangisan/ratapan keluarganya.  Rasulullah bersabda,

ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﻤَﻴِّﺖَ ﻟَﻴُﻌَﺬَّﺏُ ﺑِﺒُﻜَﺎﺀِ ﺃَﻫْﻠِﻪِ ﻋَﻠَﻴْﻪ

Sesungguhnya mayit diazab karena tangisan keluarganya atasnya.” [HR Bukhari dan Muslim]

Bagaimana si mayit akan diadzab padahal itu bukan perbuatan dia? Padahal Allah berfirman,

أَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى

Bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain” (QS AnNajm: 38)

 

Maka dijawab dengan dua jawaban:

Pertama, si mayit diadzab karena dia mewasiati keluarganya sebelum meninggal. Dan dia ridho/menginginkan yang demikian tersebut (untuk ditangisi/diratapi jika meninggal).

Kedua, dan ini adalah pendapat yang shahih, maksudnya “diadzab” disini bukan adzab di neraka tetapi “penderitaan”. Si mayit menderita jika keluarga meratapi kematiaanya. Si mayit akan merasakan kesakitan jiwa. Hatinya terasa sakit/sempit karena tidak ridho perbuatan tersebut (ditangisi/diratapi).  Pendapat ini yang mendekatan kebenaran. Allahu A’lam.

Semoga bermanfaat.

Faedah Durus kitab Ighatsatu Lahfan min Masha’idi Syaithon oleh syaikh Dr. Saleh Al Fauzan hafidzahullah (02/11/1434).

Abu Zakariya Sutrisno. Riyadh, 05/11/1434

www.ukhuwahislamiah.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here