Perkataan Salaf Seputar Ilmu dan Ulama’

0
3077

 

Berkata Imam Syafii rahimahullah:

تَفَقَّهْ قَبْلَ أَنْ تَرْأَسَ , فَإِذَا تَرَأَّسْتَ فَلَا سَبِيلَ إِلَى التَّفَقُّه
“Bertafaqquhlah (dalami ilmu) sebelum engkau memimpin (memiliki kedudukan). Jika engkau telah memimpin maka tidak ada jalan lagi untuk mendalami ilmu.”
Abdullah bin Al Mu’tazz rahimahullah berkata:

الْعَالِمُ يَعْرِفُ الْجَاهِلُ , لِأَنَّهُ قَدْ كَانَ جَاهِلًا , وَالْجَاهِلُ لَا يَعْرِفُ الْعَالِمَ , لِأَنَّهُ لَمْ يَكُنْ عَالِمًا

“Orang yang berilmu mengenali orang yang jahil karena dahulu dia (sendiri) pernah jahil, sedang orang yang jahil tidak mengenali orang yang berilmu karena dia (sendiri) belum pernah menjadi orang yang berilmu”

 

Dikatakan dalam sebuah peribahasa Arab:

المرء عدو ما جهل

“Seseorang itu musuh (dari) sesuatu yang dia tidak ketahui”

Hal ini benar adanya, orang akan lebih mudah curiga atau memusuhi orang atau sesuatu yang tidak dia kenal. Berbeda dengan orang-orang yang dia kenali atau sesuatu yang dia fahami.

[Kitab al faqih wal mutafaqqih]

| Web:Ukhuwahislamiah.com | FB:Ukhuwah Islamiah | Twitter:@ukhuwah_islamia |

 

 

 

 

 

 

[Kitab faqih wal mutafaqqih, 557]