Ilmu ini Adalah Warisan

0
1866

Ilmi ini adalah warisan para Nabi, yang diwariskan kepada para Sahabat kemudian kepada ulama setelah mereka. Ilmu ini diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Tuntutlah ilmu dari ahlinya, jangan hanya mengandalkan baca buku/kitab sendiri. Buku hanyalah wasilah (sarana) untuk membantu belajar, yang paling penting adalah hendaknya engkau semangat mendatangi majelis ilmu.

Lebih dari itu, janganlah mengambil ilmu kecuali dari seseorang yand dikenal sebagai ‘penuntut ilmu’ sebelumnya. Hati-hatilah dengan orang-orang yang tiba-tiba bergelar ‘alim’, ‘ustadz’ atau ‘kiai’ padahal tidak dikenal darimana dan kepada siapa ia menuntut ilmu.

Rasulullah bersabda,

وَإِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ، وَإِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا، وَلَا دِرْهَمًا وَرَّثُوا الْعِلْمَ، فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ

Sesungguhnya para ulama adalah pewaris para Nabi. Dan sesungguhnya para Nabi tidak mewariskan dinar, tidak pula dirham, (tetapi) mereka mewariskan ilmu. Barangsiapa mengambilnya maka ia telah mengambil bagian yang banyak.” [HR Abu Dawud. Dishahihkan syaikh Albani]