Faedah Khutbah: Wahai hamba Allah,  jangan sampai kamu tertipu!

0
891

Tidakkah kita pernah mendengar seorang yang tertipu dalam jual beli/usahanya? Dia mengira akan mendapatkan keuntungan yang banyak tetapi yang terjadi malah sebaliknya. Uangnya habis dan hutangnya pun menumpuk. Sungguh kasihan sekali.

Begitu juga dengan kehidupan dunia ini, banyak sekali yang telah tertipu. Sebagian tertipu dengan gemerlapnya dunia, dia mengira dunia ini adalah segalanya dan tidak ada hari perthitungan dan pembalasan(akhirat). Sebagian lagi tertipu dengan panjang angan. Yang lain tertipu dengan tipu daya syaithon.

Marilah kita renungi firman Allah berikut…

“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan DUNIA INI TIDAK LAIN HANYALAH KESENANGAN YANG MENIPU.” (QS Al Hadid: 20)

“Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mu’min) seraya berkata: “Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?” Mereka menjawab: “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan KAMU RAGU-RAGU SERTA DITIPU OLEH ANGAN-ANGAN KOSONG sehingga datanglah ketetapan Allah.dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu.” (QS Al Hadid: 14)

“Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. DAN TIDAK ADA YANG DIJANJIKAN OLEH SYAITAN KEPADA MEREKA MELAINKAN TIPUAN BELAKA .” (QS Al Isra’: 64)

Wahai hamba Allah, berhati-hatilah dalam kehidupan ini dan jangan sampai kamu tertipu.. baik tertipu dengan gemerlapnya dunia, tertipu dengan dirimu sendiri (panjang angan) maupun tertipu dengan musuhmu (syaithon).

Faedah dari khutbah Syaikh Sa’ad bin Nashir Asy Syitsry.

Abu Zakariya Sutrisno. Jum’at, 24/07/1435H

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here