Faedah Ayat: Sifat-Sifat Nabi Ibrahim

0
1664

إِنَّ إِبْرَاهِيمَ كَانَ أُمَّةً قَانِتاً لِلّهِ حَنِيفاً وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِينَ 

 

Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Allah)” (QS An Nahl: 120)

 

Dalam ayat yang mulia ini, Allah mensifati NabiNya Ibrahim ‘alaihissalam dengan  sifat-sifat yang mulia, yaitu:

 

Pertama, beliau adalah ummah. Maknanya beliau adalah seorang panutan, imam, dan pengajar dalam kebaikan. Hal ini tidak mungkin dicapai kecuali dengan kesabaran dan keyakinan yang mana tercapai dengan keduanya imamah (kepemimpinan) dalam agama.

 

Kedua, qaanit. Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah,”Al qunuut adalah senantiasa dalam ketaatan. Seorang yang sholat jika memperpanjang berdiri, rukuk atau sujud maka dia seorang qaanit. Allah berfirman, “(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat”(QS Az Zumar: 9).”

 

Ketiga, hanif.  Berkata Ibnu Qoyim rahimahullah, “Al hanif yaitu seorang yang menghadap Allah dan berpaling dari selainNya.”

 

Keempat, lam yaku minal musyrikin (bukan termasuk orang yang mensekutukan Allah). Hal ini karena beliau orang yang benar tauhidnya, sempurna kejujurannya, dan beliau menjauhi dari kesyirikan.

 

Semoga kita bisa meneladani sifat-sifat yang mulia beliau diatas. Amien.

Dinukil dari Fathul Majid Syarh Kitabit Tauhid syaikh Abdurrahman bin Hasan Alu Syaikh rahimahullah.  

Abu Zakariya Sutrisno. Riyadh, 26/1/1436H. www.ukhuwahislamiah.com