Bersabarlah Wahai Saudaraku

0
1367

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam atas Rasulullah.

Saudaraku,

Sesungguhnya dunia ini adalah ujian, ujian bagi siapa saja yang telah menyatakan keimanannya pada Allah dan rosulNya. Allah berfirman :

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوفْ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الأَمَوَالِ وَالأنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS al Baqarah: 155)

Semua orang memiliki ujiannya masing-masing, ada yang diuji dengan harta baik kekayaan maupun kemiskinan, ada yang diuji dengan keluarga baik istri atau anak, ada juga yang diuji dengan pangkat , kedudukan dan yang lainnya. Tidak ada yang luput dari ujian, bahkan orang-orang yang shalih dan para rosul pun mendapat ujian. Mereka mendapat ujian yang begitu berat yang mana andaikata kita yang memikul ujian tersebut pasti tidak mampu. Allah berfirman,

أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تَدْخُلُواْ الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُم مَّثَلُ الَّذِينَ خَلَوْاْ مِن قَبْلِكُم مَّسَّتْهُمُ الْبَأْسَاء وَالضَّرَّاء وَزُلْزِلُواْ حَتَّى يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُواْ مَعَهُ مَتَى نَصْرُ اللّهِ أَلا إِنَّ نَصْرَ اللّهِ قَرِيبٌ

“ Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (QS al Baqarah: 214)

Kadang kala ujian itu terasa berat, hingga membuat sedih, lemas dan kehilangan daya. Kuliah yang tak kunjung selesai, perkerjaan yang tak kunjung diperoleh, jodoh yang tak kunjung tiba dan lainnya. Tak jarang juga karena beratnya ujian membuat kita putus asa untuk berikhtiar.

Saudaraku,

Yakinlah semua itu hanya ujian, ujian dari dzat yang Maha Rahman, dzat yang tak mungkin membiarkan hamba-hambaNya terus menerus dalam kesusahan dan kesedihan menahan beratnya ujian. Yakinlah itu hanya ujian, ujian untuk memisahkan hamba-hamba pilihanNya yang mulia lagi bertaqwa dari orang-orang fajir lagi berdosa. Allah berfirman,

مَّا كَانَ اللّهُ لِيَذَرَ الْمُؤْمِنِينَ عَلَى مَا أَنتُمْ عَلَيْهِ حَتَّىَ يَمِيزَ الْخَبِيثَ مِنَ الطَّيِّبِ وَمَا كَانَ اللّهُ لِيُطْلِعَكُمْ عَلَى الْغَيْبِ وَلَكِنَّ اللّهَ يَجْتَبِي مِن رُّسُلِهِ مَن يَشَاءُ فَآمِنُواْ بِاللّهِ وَرُسُلِهِ وَإِن تُؤْمِنُواْ وَتَتَّقُواْ فَلَكُمْ أَجْرٌ عَظِيمٌ

“Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini , sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mu’min).“ (QS Ali ‘Imran: 179)

Maka , wahai Saudaraku,

Bersabarlah..dan mohonlah pertolonganNya dengan kesabaran. Sesungguhnya Allah hanya bersama orang-orang yang sabar. Allah berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ إِنَّ اللّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu , sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS al Baqarah: 153)

Bersabar dan yakinlah Allah akan membukakan pintu-pintu rizkimu, Allah akan mendekatkan jodohmu  dan Allah akan memudahkan segala urusanmu. Bersabar dan iringi kesabaranmu dengan ikhtiar dan do’a. Berikhtiarlah dengan cara-cara yang halal dan berdo’alah disetiap ibadahmu terutama di penghujung sholat-sholatmu.

Sekali lagi wahai saudaraku,

Bersabarlah dan kuatkan kesabaranmu , hanya orang-orang yang bersabar yang akan beruntung lagi disempurnakan atasnya nikmat.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اصْبِرُواْ وَصَابِرُواْ وَرَابِطُواْ وَاتَّقُواْ اللّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” (Ali Imran: 200)

Semoga bermanfaat, Sholawat dan salam semoga tercurah kepada Rosulullah serta keluarga dan sahabatnya.

 

Selesai ditulis di Riyadh, di hari yang mulia di awal salah satu bulan haram,  5 Dzulhijjah 1431 H (11 Nov 2010)

Abu Zakariya Sutrisno

Artikel: www.ukhuwahislamiah.com