Bagaimana Syiah menurut Anda?

2
1673

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya dan para pengikutnya.

 

Orang Syiah mengaku muslim tetapi mereka meyakini bahwa kitab suci al Qur’an yang ada sekarang ini tidak asli alias telah diubah. Padahal Allah sendiri telah menyatakan bahwa Dia ta’ala menjaga kemurniaan Al Qur’an. Allah berfirman,

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

Kamilah yang menurunkan al- Qur’an dan Kami yang akan menjaganya.” (QS al-Hijr: 9)

 

Orang syiah mengkafirkan para sahabat Rasulullah kecuali segelintir orang saja diantara mereka. Termasuk yang dikafirkan oleh mereka adalah Khalifah Abu Bakar, Umar bin Khatab, Ustman bin Affan, Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu anhum ajma’in.  Padahal menurut keyakinan umat Islam (ahlussunnah wal jama’ah) para sahabat adalah generasi yang paling mulia dari umat ini. Mereka juga orang yang paling berilmu dan berjasa besar bagi agama Islam. Bahkan Allah sendiri telah memuji mereka (para sahabat) dalam al Qur’an. Allah berfirman yang artinya, “Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah, Allah telah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar” (QS. At Taubah: 100)

 

Orang Syiah (khususnya Syiah Rafidhah) meyakini bahwa imamah/kepemimpinan kaum muslimin hanya ada para imam mereka yang berjumlah 12. Mereka juga meyakini imam mereka tersebut adalah maksum. Padahal sebagaimana kita ketahui bahwa tidak ada manusia yang maksum kecuali para Nabi dan Rasul.

 

Orang syiah menghalalkan bahkan menganjurkan nikah mut’ah (kontrak), yaitu nikah dalam durasi tertentu saja misal sehari atau sepekan. Padahal jelas bahwa nikah mut’ah dilarang dalam Islam karena pada hakikatnya nikah mut’ah adalah zina yang terselubung. Khalifah Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu berkata,

رسول الله صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْ نِكاحِ الْمُتْعَةِ

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam telah melarang nikah mut’ah” [HR Bukhari, Muslim dan lainnya]

 

Banyak sekali keyakinan yang menyimpang dari kaum Syiah yang telah dijelaskan oleh para ulama sejak zaman dahulu sampai sekarang ini. Kiranya sedikit contoh penyimpangan diatas telah cukup menjadi  bukti bahwa Syiah telah keluar dari agama Islam. Sekarang, bagaimana Syiah menurut Anda?

Abu Zakariya Sutrisno. Riyadh, 9/2/1435.

www.ukhuwahislamiah.com