UKURLAH!

0
82
Saat kita mau membeli baju atau sepatu, hal penting yang perlu diperhatikan adalah mencari “ukuran yang pas”. Jika terlalu kecil mungkin tidak sesuai, begitu juga jika sebaliknya.
 
Begitu pula dalam hidup ini, kita perlu mencari ukuran yang pas baik dalam perbuatan, perkataan, sikap dan lainya. Bahkan juga dalam masalah ibadah dan muammalah (berinteraksi dengan orang lain) perlu ukuran yang sesuai. Tidak boleh berlebihan tidak boleh menyepelekan. Contoh sederhana dalam masalah harta, tidak boleh kita terlalu boros dan tidak boleh juga terlalu kikir. Harus sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan. Allah berfirman, “Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu (kikir) dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya (boros) karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal” (QS. Al Isra’)
 
Kadang kala dalam melihat sebuah permasalahan tidak cukup mengetahui “benar” atau “salah”. Kita harus bisa mengukur “seberapa benar” dan “seberapa salah”. Begitu pula saat melihat baik atau buruk, kita harus berusaha mengukur tingkat kebaikan dan keburukannya. Apalagi dalam hal manfaat dan kemudharatan, kita harus bisa menimbang dan mengukur diantara keduanya.
 
Apa itu “ukuran yang pas”?
 
Ini penting untuk difahami, kadang kala seseorang mengukur sesuatu dengan “alat ukur” yang salah atau “cara mengukur” yang salah. UKURAN YANG PAS ATAS SESUATU TERGANTUNG DARI APA YANG DIUKUR.
 
Contoh sederhana dalam masalah MEMILIH SEPATU ATAU BAJU diatas. Ukuran yang pas bukan yang paling ektrem (paling kecil atau yang paling besar), mungkin juga bukan yang pertengahan, bahkan mungkin juga bukan yang sesuai selera kita. Lalu mana yang paling pas? Tentu yang sesuai dengan UKURAN KAKI ATAU BADAN kita.
 
Contoh dalam MEMBELANJAKAN HARTA, apa ukuran yang pas? Ukuran yang pas tentu bukan sebatas banyak atau sedikit apa yang kita belanjakan tetapi tergantung KEBUTUHAN dan KEMAMPUAN.
 
Begitu pula dalam masalah IBADAH ATAU MASALAH AGAMA secara umum. Ukuran yang pas adalah yang SESUAI DENGAN DALIL. Bukan sesuai dengan hawa nafsu kita.
 
Allahu A’lam. Semoga bermanfaat.
Abu Zakariya Sutrisno. Riyadh, 12/04/1438H.
Ukhuwahislamiah.com