Tarawih 11 atau 23 rekaat tidak masalah yang penting tuma’ninah

0
570

Sholat tarawih(+witir) 11 rekaat atau 23 rekaat tidak masalah. Yang penting dikerjakan dengan khusyuk dan tuma’ninah. Tuma’ninah (berdiam sesaat) adalah salah satu rukun sholat, tidak sah shalat seseorang yang tidak disertai tuma’ninah.  Sebagaimana dalam hadits yang masyhur tentang musi’I sholah (orang yang jelek sholatnya) yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:

 

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ المَسْجِدَ فَدَخَلَ رَجُلٌ، فَصَلَّى، فَسَلَّمَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَرَدَّ وَقَالَ: «ارْجِعْ فَصَلِّ، فَإِنَّكَ لَمْ تُصَلِّ» ، فَرَجَعَ يُصَلِّي كَمَا صَلَّى، ثُمَّ جَاءَ، فَسَلَّمَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: «ارْجِعْ فَصَلِّ، فَإِنَّكَ لَمْ تُصَلِّ» ثَلاَثًا، فَقَالَ: وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالحَقِّ مَا أُحْسِنُ غَيْرَهُ، فَعَلِّمْنِي، فَقَالَ: «إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلاَةِ فَكَبِّرْ، ثُمَّ اقْرَأْ مَا تَيَسَّرَ مَعَكَ مِنَ القُرْآنِ، ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا، ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَعْدِلَ قَائِمًا، ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا، ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ جَالِسًا، وَافْعَلْ ذَلِكَ فِي صَلاَتِكَ كُلِّهَا»

 

“Sesungguhnya (suatu ketika) Rasulullah masuk masjid kemudian ada seorang laki-laki yang masuk masjid lalu sholat dan kemudian mengucapkan salam kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Rasulullah pun menjawab (salamnya) dan bersabda, “Kembalilah sholat karena sesungguhnya kamu belum mengerjakan sholat!” Kemudian orang itu pun sholat sebagaimana sebelumnya ia sholat. Kemudian dia datang kembali dan salam kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Rasulullah bersabda kembali “Kembalilah sholat karena sesungguhnya kamu belum mengerjakan sholat!” Hal ini terjadi 3 kali. Kemudian orang itu berkata, “Demi Dzat yang telah mengutusnya dengan kebenaran, saya tidak bisa sholat yang lebih baik dari ini maka ajari saya.”

 

Maka Rasulullah pun bersabda, “Jika Anda hendak mengerjakan shalat maka bertakbirlah, lalu bacalah yang mudah bagi Anda dari al Quran. Kemudian rukuklah sampai benar-benar rukuk dengan tumakninah, lalu bangkitlah (dari rukuk) hingga kamu berdiri tegak, setelah itu sujudlah sampai benar-benar sujud dengan tumakninah, lalu angkat (kepalamu) untuk duduk sampai benar-benar duduk dengan tumakninah, setelah itu sujudlah sampai benar-benar sujud, Kemudian lakukan seperti itu pada seluruh shalatmu.” (HR Bukhari 757 dan Muslim 397)