TAKWA

0
319

Terbit Tiap Jum’at

Edisi Ketiga Puluh Satu

02 Rabi’uts Tsani 1428 H

20 April 2007 M

Kalimat ini sudah sangat sering terlintas di telinga kita. Tidak di mimbar-mimbar Jum’at, tidak di acara-acara pengajian melainkan kita selalu disuguhi wejangan untuk sesantiasa bertakwa kepada Allah. Lalu seberapa pentingkah takwa ini? Berikut penjelasannya.

*        Defenisi Takwa

Takwa seorang hamba kepada Rabbnya adalah ia  menjadikan pelindung antara dia dengan kemarahan, kemurkaan dan hukuman Rabbnya dengan cara melakukan ketaatan kepada-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Inilah hakekat daripada takwa. (Lihat Bahjatun Nadzirin Syarh Riyadush Shalihin oleh Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali, 1/ 143)

Bila demikian keadaannya, maka seorang muslim yang bertakwa adalah orang yang senantiasa berusaha menjaga dirinya dari kemurkaan dan hukuman Allah I dengan mencurahkan semua kekuatannya untuk mentaati perintah-perintah-Nya dan berusaha sekuat tenaga untuk menjauhi larangan-larangan-Nya. Ia akan senantiasa takut bila Allah I menimpakan azab kepadanya disebabkan kelalaiannya. Bagi dia kemurkaan Allah I adalah perkara besar yang harus ditakuti sehingga ia meletakkan pentingnya takwa di pelupuk matanya.

*        Perintah Bertakwa

Allah I berfirman:

{??????????? ????????? ????????? ???????? ????? ????? ????????? ????? ?????????? ?????? ???????? ????????????}

“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” (QS. Ali Imran: 102)

{??????????? ???????? ???????? ????????? ??????? ????????? ????? ?????? ????????? ???????? ??????? ????????? ??????? ????????? ???????? ???????? ????????? ?????????? ????? ??????? ???????????? ???? ?????????????? ????? ????? ????? ?????????? ????????}

“Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari jiwa yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah menciptakan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS. An-Nisaa’: 1)

{??????????? ????????? ????????? ???????? ????? ????????? ??????? ????????}

“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar.” (QS. Al-Ahzab: 70)

Dan masih banyak lagi ayat-ayat lain yang senada dengan ayat-ayat di atas.

Rasulullah e sebagai imamnya orang-orang yang bertakwa, juga telah memerintahkan umatnya untuk bertakwa.

Dalam hadits Al-Irbadh bin Saariyah, beliau bersabda:

((?????????? ????????? ??????? ????? ???????…))

“Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah Azza Wa Jalla…” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’, 2546)

Dari Abu Dzar dan Mu’adz radhiyallahu ‘anhuma dari Nabi e, beliau bersabda:

((?????? ??????? ????????? ?????? ?????????? ???????????? ??????????? ????????? ????????? ???????? ???????? ?????? ))

“Bertakwalah  kepada Allah di manapun engkau berada, ikutilah keburukan itu dengan kebaikan niscaya ia akan menutupinya dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik.” (HR Ahmad dan Tirmidzi)

Abu Umamah Al-Bahili berkata: “Aku mendengar Rasulullah e berkhutbah bersabda:

((???????? ??????? ????????? ????????? ?????????? ????????? ?????????? ????????? ??????? ????????????? ??????????? ??? ?????????? ?????????? ??????? ????????? ))

“Bertakwalah kalian kepada Allah, shalatlah shalat lima waktu kalian, puasalah puasa Ramadhan kalian, tunaikanlah zakat harta kalian dan taatilah pemimpin-pemimpin kalian niscaya kalian akan masuk ke  dalam surga Rabb kalian.” (HR Tirmidzi)

Takwa bukan sekedar isapan jempol atau klaim semata akan tetapi butuh sebuah pembuktian amal di alam nyata. Dia Ta’ala berfirman:

{?????? ???????? ???? ????????? ??????????? ?????? ??????????? ????????????? ????????? ???????? ???? ??????? ??????? ??????????? ????????? ??????????????? ???????????? ?????????????? ???????? ???????? ????? ??????? ????? ?????????? ????????????? ??????????????? ??????? ?????????? ??????????????? ????? ?????????? ????????? ?????????? ???????? ?????????? ????????????? ???????????? ????? ????????? ??????????????? ??? ???????????? ????????????? ??????? ????????? ?????????? ????????? ???????? ???????????? ???? ?????????????}

“Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah Timur dan Barat itu suatu kebaktian, akan tetapi sesungguhnya kebaktian itu ialah beriman kepada Allah, Hari Kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah: 177)

{??????????? ????? ?????????? ???? ?????????? ????????? ????????? ????????????? ??????????? ????????? ??????????????.  ????????? ?????????? ??? ??????????? ????????????? ??????????????? ????????? ????????????? ???? ???????? ??????? ??????? ??????????????}

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali Imran: 133-134)

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di menuturkan: “Allah I telah mensifati orang-orang yang bertakwa bahwa mereka beriman kepada pokok-pokok iman, keyakinan-keyakinannya, pengamalannya secara lahir dan batin, menunaikan ibadah dengan badan dan hartanya, bersabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan, pemaaf kepada manusia serta menanggung gangguan mereka, berbuat baik kepada mereka. Allah I juga mensifati mereka dengan bersegera untuk beristigfar dan taubat bila mereka melakukan perbuatan keji atau mendzalimi dirinya.” (Bahjatul Qulubil Abrar, oleh Al-Allamah Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di)

Jadi untuk meraih gelar takwa, seorang muslim harus memperbayak amalan baik dzahir maupun batin. Derajat muttaqin tidak akan diraih kecuali dengan amal ketaatan.

Allah I berfirman:

{??????????? ???????? ????????? ????????? ??????? ?????????? ??????????? ??? ?????????? ??????????? ??????????}

“Hai manusia, sembahlah Rabb-mu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah: 21)

{??????????? ????????? ????????? ?????? ?????????? ?????????? ????? ?????? ????? ????????? ??? ?????????? ??????????? ??????????}

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

*        Urgensi Dan Keutamaan Takwa

Takwa memiliki banyak nilai penting dan keutamaan, maka pantaslah bila Allah I dalam banyak ayat-Nya memerintahkan para hamba untuk senantiasa bertakwa. Di antara keutamaan takwa adalah:

1.      Takwa merupakan wasiat Allah I kepada seluruh manusia baik umat-umat jaman dahulu maupun umat Rasulullah e. Allah I berfirman:

{???????? ?????????? ????????? ??????? ?????????? ??? ?????????? ???????????? ???? ????????}

“Dan sungguh Kami telah mewasiatkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertaqwalah kepada Allah.” (QS. An-Nisaa’: 131)

2.      Takwa juga merupakan sebaik-baik bekal untuk berjumpa dengan Allah I. Allah I berfirman:

{????????????? ??????? ?????? ???????? ?????????? ??????????? ?????????? ????????????}

“Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa dan bertaqwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.” (QS. Al-Baqarah: 197)

3.      Orang yang bertakwa akan mendapatkan kecintaan dari Allah I. Allah I berfirman:

{????? ???? ??????? ?????????? ????????? ??????? ????? ??? ??????? ?????????????}

“(Bukan demikian), sebenarnya siapa yang menepati janji (yang dibuat)nya dan bertaqwa, maka sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaqwa.” (QS. Ali Imran: 76)

4.      Orang yang bertakwa akan mewarisi surga

{?????? ?????????? ??????? ???????? ???? ??????? ???? ?????????? ???? ????? ???????}

“Itulah surga yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertaqwa. (QS. Maryam: 63)

19:63)

5.      Allah I akan membukakan pintu berkah dari langit maupun dari bumi bagi orang-orang yang bertakwa. Allah I berfirman:

{?????? ????? ?????? ???????? ????????? ??????????? ??????????? ?????????? ????????? ???? ?????????? ???????????}

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.” (QS. Al-A’raf: 96)

6.      Allah I senantiasa bersama orang-orang yang bertakwa. Dia Ta’ala berfirman:

{????? ??????? ???? ????????? ????????? ??????????? ???? ???????????(128)}

“Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. An-Nahl: 128)

7.      Allah I akan meberikan rizki bagi orang yang bertakwa dari arah yang tidak disangka-sangka dan dimudahkan segala urusannya. Allah I berfirman:

{?????? ??????? ??????? ???????? ???? ?????????(2)???????????? ???? ?????? ??? ??????????}

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Mereka akan mendapatkan kemudahan dalam semua urusan mereka baik dunia maupun akhirat.” (QS. Ath-Tahlaq: 2-3)

Dia Ta’ala juga berfirman:

{?????? ??????? ??????? ???????? ???? ???? ???????? ???????(4)}

“Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” (QS. Ath-Thalaq: 4)

8.      Akibat yang baik di dunia maupun di akhirat hanya bagi orang-orang yang bertakwa. Allah I berfirman:

{?????????????? ??????????????}

“Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-A’raf: 128)

9.      Orang yang bertakwa merupakan  manusia yang paling mulia. Allah I berfirman:

{????? ???????????? ?????? ??????? ??????????? ????? ??????? ??????? ???????}

“Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Al-Hujurat: 13)

10.  Orang yang bertakwa akan diberikan furqan (pembeda antara yang hak dan yang batil) dan Allah akan mengampuni dosa-dosanya. Allah I berfirman:

{???? ????????? ??????? ???????? ?????? ?????????? ??????????? ???????? ?????????????? ??????????}

“Jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqaan dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa) mu.” (QS. Al-Anfal: 29)

Wallahu ‘A’lam

(Abu Muhajir)

SHARE
Previous articleMendulang Hikmah Surat Al-Ashar
Next articleTAUBAT
Beliau saat ini adalah kandidat Doktor sekaligus peneliti di King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia. Beliau juga belajar kepada beberapa ulama’ diantaranya Syaikh Dr. Saleh Fauzan dan Dr Sa’ad Syistry. Selain itu beliau juga merintis Pesantren Masyarakat Hubbul Khoir di Sukoharjo (Solo) Jawa Tengah.