Solusi kredit macet

0
654

Assalamu’alaikum ustad @Abu Zakariya Sutrisno , saya mau tanya tentang pembelian/penjualan secara kredit.

jika saya berdagang HP, saya membeli 1 juta dan menjual kembali boleh di bayar cicil/kredit tapi harganya diakadkan di awal jadi 1.2 juta. boleh dicicil 6 kali dengan pembayaran tiap bulan. dan sudah sepakat. barang di berikan dan cicilan dimulai.

pertanyaannya, bagaimana cara mengatasi pembeli agar tidak sengaja mengulur atau menelatkan pembayaran. jika menerapkan denda telat pembayaran akan jadi riba (tolong koreksi jika salah) namun jika tidak ada konsekuensi jika telat bayar, maka akan berpotensi dipermainkan oleh konsumen. adakah solusinya? atau pasrah saja jika ditelat-telatkan dalam pembayaran?

terima kasih,

Jawab:

Wa’alaikumsalam. Ini pertanyaan penting untuk difahami. Syariat Islam penuh dengan nilai-nilai keadilan dan juga membawa maslahat untuk seluruh manusia. Termasuk juga dalam masalah jual beli secara kredit seperti ini, tidak hanya maslahat pihak pembeli saja yang diperhatikan, tetapi juga penjual.

Menerapkan denda pembayaran termasuk riba yang diharamkan. Lalu bagaimana solusinya agar tidak terjadi kredit macet? Banyak solusi lain sebenarnya yang tidak menyelisihi syariat seperti dengan menerapkan jaminan atau adanya penjamin. Jika tidak melunasi kredit pada jangka waktu yang telah disepakati maka barang jaminan bisa dijual atau bisa menagih pada penjamin. Bisa juga dengan mensyaratkan untuk menjadikan barang yang dijual sebagai barang gadaian dan menahan surat-surat pentingnya sedang barangnya bisa dipakai si pembeli. Atau solusi-solusi lainnya yang sesuai selama hal tersebut tidak menyelisihi ketentuan syariat.

Allahu A’lam.

Tanya Jawab WA Ukhuwahislamiah.com

Ust Abu Zakariya Sutrisno, M.Sc