SIFAT WUDHU NABI

0
27

Terbit Tiap Jum’at

Edisi Ketiga Puluh Tujuh

15 Jumadal Ula’ 1428 H

01 Juni 2007 M

Sebagai pelengkap pembahasan edisi sebelumnya, pada edisi kali kami mencoba mengangkat pembahasan tentang wudhu. Karena wudhu sendiri merupakan perkara yang erat hubungannya dengan ibadah shalat. Shalat tidak akan sah kecuali bila didahului dengan berwudhu. Semoga bermanfaat.

Perintah Berwudhu

Allah I telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin untuk berwudhu bila mereka berkeinginan mendirikan shalat. Dia Ta’ala berfirman:

} $pk??r’¯»t? ?úïÏ%©!$# (#þqãYtB#uä #s?Î) óOçFôJè% ?n<Î) Ío4qn=¢Á9$# (#qè=Å¡øî$$sù öNä3ydqã_ãr öNä3t?Ï?÷?r&ur ?n<Î) È,Ïù#tyJø9$# (#qßs|¡øB$#ur öNä3Å?râäãÎ/ öNà6n=ã_ö?r&ur ?n<Î) Èû÷üt6÷ès3ø9$# 4…ÇÏÈ {

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki.”(QS. Al-Maidah: 6)

Rasulullah r bersabda :

??? ??????? ?????? ??? ??????? ????

“Tidak (sah) shalatnya orang yang tidak berwudhu.” (HR Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad. Dishahihkan oleh Al Albani)

Ibadah Yang Diwajibkan untuk Wudhu

1.       Shalat.

2.       Thawaf di Ka’bah.

Ibadah Yang Disunnahkan untuk Wudhu

1.       Berdzikir kepada Allah.

2.       Bila hendak tidur.

3.       Junub, bila hendak makan, minum, tidur atau hendak mengulangi jima’ (hubungan suami istri).

4.       Sebelum mandi, baik mandi yang sifatnya sunnah atau wajib.

Syarat Sahnya Wudhu

1.       Niat.

2.       Tertib

Yang Diwajibkan Dalam Wudhu

1.       Membasuh wajah. Termasuk di dalamnya menghirup air kedalam hidung dengan nafas, kemudian mengeluarkannya.

2.       Membasuh kedua tangan hingga siku.

3.       Mengusap seluruh kepala, termasuk di dalamnya kedua telinga.

4.       Membasuh kedua kaki hingga mata kaki.

5.       Dikerjakan dengan urut.

6.       Beruntun yaitu tidak menbiarkan anggota badan kering sebelum membasuh anggota badan yang sesudahnya.

Yang Disunnahkan Dalam Wudhu

1.       Bersiwak

2.       Tasmiyah (membeca “bismillah”)

3.       Membasuh kedua telapak tangan tiga kali ketika mengawali wudhu.

4.       Bersungguh-sungguh dalam memasukkan air ke hidung dan mengeluarkannya, kecuali bagi orang yang sedang puasa.

5.       Menyela-nyela jenggot yang lebat dan jari-jemari.

6.       Mendahulukan anggota tubuh yang kanan sebelum yang kiri.

7.       Membasuh tiga kali tiga kali.

Yang Dimakruhkan Dalam Wudhu

1.       Membasuh lebih dari tiga kali.

2.       Berlebih-lebihan dalam menggunakan air.

Yang Membatalkan Wudhu

1.       Apa yang keluar dari dua jalan (dubur dan qubul), baik berupa air seni, kotoran maupun kentut.

2.       Tidur nyenyak.

3.       Hilangnya akal disebabkan mabuk atau sakit.

4.       Menyentuh kemaluan secara langsung disertai syahwat.

5.       Makan daging unta.

Tata Cara Wudhu Nabi r

1. Niat

Berdasarkan sabda Rasulullah r:

???????? ???????????? ????????????? ?????????? ??????? ??????? ??? ?????

Sesungguhnya segala amalan itu tergantung pada niat dan setiap orang mendapatkan sesuai dengan  niatnya. (HR Bukhari dan Muslim)

Perlu diketahui bahwa tempat niat adalah hati, tidaklah cukup melafadzkannya dengan lisan tanpa adanya niat di dalam hati, sebagaimana pula niatan hati tidak disyaratkan untuk dilafadzkan dengan lisan. Bahkan pelafadzan niat tidak pernah dinukil dari Rasulullah r baik dalam hadits yang shahih maupun yang dha’if (lemah) dan tidak pula dinukil dari seorang shahabat pun.

2. Mengucapkan Basmalah

Rasulullah r bersabda :

??? ??????? ?????? ???? ???????? ????? ??????? ????????

“Tidak ada wudhu bagi orang yang tidak membaca basmalah.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibnu majah, dan dishahihkan oleh Ibnu Katsir dan Al Albani)

Rasulullah r juga bersabda :

??????????? ??????? ?????

“Berwudhu’lah dengan (membaca) bismillah.” (HR An Nasa’i dalam Al Mujtaba, Ibnu Khuzaimah, dan Al Baihaqi, dan dishahihkan oleh Syaikh Musthafa Al A’dhamiy)

3. Mencuci Kedua Telapak Tangan Tiga Kali

Diriwayatkan dari Amar bin Yahya Al Muzani dari bapaknya : Bahwasanya dia menyebutkan hadits yang panjang tentang sifat wudhu Nabi r. Di antara isi hadits tersebut adalah :

?????????? ????? ???????? ???? ????????? ???????? ???????? ????????

“Kemudian Rasulullah menuangkan air dari bejana yang kecil pada kedua telapak tangannya lalu mencuci keduanya sebanyak tiga kali.” (HR Muslim)

4. Berkumur Sambil Memasukkan Air Ke hidung dan Mengeluarkannya Tiga Kali

Rasulullah r bersabda tentang berkumur :

????? ?????????? ??????????

“Jika kamu berwudhu maka berkumurlah”. (HR. Abu Dawud dan dishahihkan Imam Tirmidzi dan An Nawawi)

Dalam lafadz riwayat Abu Basyar Ad Daulabi:

???????? ?????????? ????????? ?????? ???????????? ????????? ??? ??????????????? ?????? ???? ??????? ????????

“Sempurnakanlah wudhu, sela-selakanlah jari-jemarimu, bersungguh-sungguhlah dalam berkumur dan istinsyaq (menghirup air ke hidung) kecuali jika engkau berpuasa.” (Ibnu Qatthan menyebutkan dalam “Al Wahmu wal Iiham” kemudian beliau berkata : Sanadnya shahih)

Rasulullah r juga bersabda tentang istinsyaq (memasukkan air ke hidung) :

????? ????????? ?????????? ???????????????? ?????????????? ???? ???????? ????? ????????????

“Jika salah seorang dari kalian berwudhu maka hendaklah dia menghirup air ke hidung dengan kedua lubang hidungnya kemudian keluarkanlah darinya.” (HR. Muslim)

Dan telah shahih dari Rasulullah r bahwa beliau berkumur sebanyak tiga kali dengan satu telapak tangan.

5. Membasuh Wajah Dan Menyela-nyela Jenggot

????? ???????? ?????? ???????? ???????? ????????

“Kemudian beliau memasukkan tanggannya ke dalam bejana lalu membasuhnya tiga kali. (HR Muslim)

Al Allamah Shidiq Hasan Khan berkata : “Tidak ada  perselisihan tentang wajibnya membasuh muka, dan sungguh telah tegak dalil-dalil dari kitabullah dan sunnah Rasulullah r tentang hal itu.”

Adapun menyela-nyela jenggot, hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan Imam Tirmidzi, dari Hasan bin Bilal, ia berkata : “Saya melihat Ammar bin Yasir berwudhu, kemudian ia menyela-nyela jenggotnya, maka dikatakan kepadanya : Apakah anda menyela-nyela jenggot anda ?” Jawabannya : “Ya, apa yang menghalangiku untuk tidak melakukannya, padahal aku melihat Rasulullah r menyela-nyela jenggotnya.”  (HR Tirmidzi)

6. Membasuh Tangan Bersama Siku-siku Dan Menyela-nyela Jari

Dalam hadits Amar bin Yahya Al Muzani dari bapaknya, disebutkan:

????? ???????? ???????? ????????????? ??????????? ????? ???????????????

“Kemudian beliau memasukkan kedua tangannya lalu membasuhnya dua kali hingga siku-siku.” (HR. Muslim)

Adapun tentang menyela-nyelai jari-jemari, maka berdasarkan hadits riwayat Tirmidzi, dari ‘Ashim Ibnu Labid Ibnu Shalihah dari bapaknya, ia berkata :

????? ??????????? ????????? ????????????

Apabila kamu berwudhu maka selailah jari-jarimu. (HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani)

Dalam lafadz riwayat Tirmidzi yang lain dari jalan Ibnu Abbas dengan sanad hasan shahih :

????? ??????????? ????????? ?????? ????????? ???????? ????????????

“Apabila kamu berwudhu, maka selailah jari-jemari tangan dan kakimu.”

7. Mengusap Kepala Sekali Bersama Kedua Telinga

Dalam hadits Amar bin Yahya Al Muzani dari bapaknya, disebutkan:

????? ???????? ???????? ???????? ??????? ???????? ?????????? ??????? ?????????? ??????? ?????????

“Kemudian beliau memasukkan tangannya (ke dalam bejana) lalu memengusap kepalanya dengan kedua tangan tersebut memulainya dari depan dan menarik ke belakang satu kali.” (HR Muslim)

Dalam riwayat Nasa’i dan Ibnu Abbas :

?????? ??????????? ???????? ????? ?????? ??????? ????? ??????? ????? ?????????? ?????? ?????? ????? ?????????? ??????? ?????? ??????

“Beliau memulai dengan kepala bagian depan hingga sampai ke tengkuknya lalu mengembalikan kedua tangannya ke tempat beliau memulainya.”

Dalam riwayat Nasa’i dari Ibnu Abbas :

????? ?????? ?????????? ???????????? ???????????? ??????????????????? ( ????? ????????? : ???????????????? ) ?????????????? ???????????????

“Kemudian beliau mengusap kepala dan telinganya bagian dalam dengan jari telunjuknya dan telinga bagian luarnya dengan ibu jarinya.” (HR. An Nasa’i dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani)

Perlu diketahui bahwa membasuh kepala harus disertai dengan membasuh kedua telinga sekaligus, karena Rasulullah r bersabda :

???????????? ???? ?????????

“Kedua telinga itu termasuk kepala.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan dihasankan Ibnu Hajar. Lihat As Shahihah no. 36 oleh Syaikh Al Albani)

8. Membasuh Kaki Beserta Kedua Mata Kaki Sambil Menyela-nyelai Jari Kaki

Dalam hadits Amar bin Yahya Al Muzani dari bapaknya, juga disebutkan:

????? ?????? ??????????

“Kemudian beliau membasuh kedua kakinya.” (HR. Muslim)

Apabila membasuh kedua kaki, jangan lupa memperhatikan kedua mata kaki, jangan sampai tertinggal. Rasulullah r bersabda :

?????? ????????????? ???? ????????

“Celakalah tumit (yang tidak tersentuh air wudhu) dari siksa api neraka.” (HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, dan selainnya)

Dan jangan lupa pula untuk menyela-nyelakan jari jemari kakinya. Sebagaimana Rasulullah r memerintahkan kepada kita dengan sabdanya :

????? ??????????? ????????? ?????? ????????? ???????? ????????????

“Apabila engkau berwudhu, selailah jari-jari kedua tangan dan kedua kakimu.” (HR. Tirmidzi dan beliau berkata hadits ini hasan gharib. Syaikh Al Albani menshahihkan hadits ini)

9. Berdo’a

Dari Umar bin Khattab, ia berkata : Rasulullah r bersabda :

???? ????????? ?????????? ?????????? ????? ????? ???????? ???? ??? ?????? ?????? ??????? ???????? ??? ??????? ???? ?????????? ????? ?????????? ???????? ??????????? ?????????? ?????????? ???? ??????????????? ???????????? ???? ????????????????? ???????? ???? ??????????? ????????? ?????????? ???????? ???? ???????? ?????

“Barangsiapa berwudhu dan membaguskan wudhunya, kemudian berdo’a (yang artinya) : (Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya, Ya Allah jadikanlah aku termasuk orang-orang yang suka bertaubat dan orang-orang yang mensucikan diri), maka akan dibukakan untuknya delapan pintu surga, ia masuk dari pintu yang ia kehendaki.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah, dan dishahihkan Syaikh Al Albani)

Demikianlah uraian ringkas tentang sifat wudhu Nabi r. Kami senantiasa memohon ampun atas ketergelinciran pena dan pikiran kami. Wahai saudara-saudaraku ! Marilah kita praktekkan sunnah Rasul r ini dalam wudhu kita. Sehingga, wudhu kita selaras dengan amalan Rasulullah r.

(Diringkas dari makalah berjudul “Bimbingan Praktis Imam Masjid”, dikeluarkan oleh Ma’had Al-Furqan Al-Islami, Gresik, Ramadhan 1422 H dengan sedikit tambahan)

Ralat Edisi ke-35 :

Pada baris ke tiga halaman 3 terdapat kekuranglengkapan kalimat : ….keterangan yang menunj…………

Lanjutannya adalah : menunjukkan kebenaran apa yang mereka perbuat.

SHARE
Previous articleSHALAT
Next articleSIFAT SHALAT NABI
Beliau saat ini adalah kandidat Doktor sekaligus peneliti di King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia. Beliau juga belajar kepada beberapa ulama’ diantaranya Syaikh Dr. Saleh Fauzan dan Dr Sa’ad Syistry. Selain itu beliau juga merintis Pesantren Masyarakat Hubbul Khoir di Sukoharjo (Solo) Jawa Tengah.