SIFAT SHALAT NABI

Oct 16, 2010 by

SIFAT SHALAT NABI

Terbit Tiap Jum’at

Edisi Ketiga Puluh Delapan

22 Jumadal Ula’ 1428 H

08 Juni 2007 M

Dalam sebuah hadits, Rasulullah   r pernah bersabda :

???????? ????? ??????????????? ????????

“Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat.” (HR Bukhari no. 631)

Oleh karena itu, sangatlah penting bagi kita untuk mempelajari tata cara shalat Nabi r agar ibadah yang agung ini benar-benar dapat kita lakukan sesuai dengan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah r. Adapun rinciannya, secara singkat adalah sebagai berikut :

1. MENYEMPURNAKAN WUDHU.

Yaitu seperti yang diperintahkan Allah  U dalam kitab-Nya :

} $pk??r’¯»t? ?úïÏ%©!$# (#þqãYtB#uä #s?Î) óOçFôJè% ?n<Î) Ío4qn=¢Á9$# (#qè=Å¡øî$$sù öNä3ydqã_ãr öNä3t?Ï?÷?r&ur ?n<Î) È,Ïù#tyJø9$# (#qßs|¡øB$#ur öNä3Å?râäãÎ/ öNà6n=ã_ö?r&ur ?n<Î) Èû÷üt6÷ès3ø9$# 4…ÇÏÈ {

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki.” (QS Al Maaidah : 6)

2. MENGHADAP KIBLAT.

Rasulullah  r pernah bersabda kepada seorang shahabat yang shalatnya tidak benar

????? ?????? ????? ?????????? ?????????? ?????????? ????? ??????????? ??????????? ?????????

“Apabila kamu bangkit hendak menunaikan shalat, maka sempurnakanlah wudhu kemudian menghadaplah ke arah kiblat dan bertakbirah.” (HR Muslim : 602)

3. BERDIRI.

Rasulullah r  menunaikan shalatnya dengan berdiri sebagai tanda ketaatannya kepada firman Allah U  :

(#qÝàÏÿ»ym} ?n?tã ÏNºuqn=¢Á9$# Ío4qn=¢Á9$#ur 4?sÜó?âqø9$# (#qãBqè%ur ¬! tûüÏFÏY»s% ÇËÌÑÈ {

“Peliharalah segala shalat (mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu`.” (QS Al Baqarah : 238)

4. NIAT

Rasulullah r  bersabda :

???????? ???????????? ?????????????

“Sesungguhnya segala amalan itu dengan niat.” (HR Bukhari dan Muslim)

Tetapi niat ini tidak perlu dilafadzkan karena hal ini tidak pernah dianjurkan dan tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah r  dan juga para shahabat.

5. TAKBIRATUL IHRAM

Rasulullah r  membuka shalatnya dengan mengucapkan “Allahu Akbar”. Beliau bersabda :

????????? ?????????? ?????????? ?????????????? ???????????? ?????????????? ????????????

“Kunci shalat adalah bersuci, pembukanya adalah takbir, dan penutupnya adalah salam.” (HR Abu Dawud, Tirmidzi dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Irwa’ul Ghalil no. 301)

6. MENGANGKAT KEDUA TANGAN.

Rasulullah r  mengangkat tangannya bersamaan dengan takbir, kadang-kadang sebelum takbir, dan kadang-kadang setelah takbir, setinggi pundak atau setinggi telinga.

Dari Abdullah bin Umar –semoga Allah meridhai keduanya- ia berkata : Aku melihat Nabi r membuka takbirnya dalam shalat kemudian mengangkat kedua tangannya ketika bertakbir sehingga menjadikan keduanya setentang dengan kedua bahunya. (HR Bukhari no. 696)

Dari Malik bin Huwairits: …..Sehingga berada setentang dengan kedua daun telinganya.” (HR Muslim no. 391)

7. MELETAKKAN TANGAN KANAN DI ATAS TANGAN KIRI.

Dari Sahal bin Sa’ad r, ia berkata : Manusia diperintahkan agar setiap orang di antara mereka meletakkan tangan kanannya di atas lengan kirinya ketika shalat. (HR Bukhari no. 840)

8. MELETAKKAN KEDUA TANGAN DI ATAS DADA

Rasulullah r  dahulu meletakkan  tangan kanannya di atas punggung telapak tangan, atau pergelangannya, atau  lengan tangannya yang kiri, dan meletakkan keduannya di atas dada.

“Kemudian meletakkan tangan kanannya di atas punggung telapak tangannya yang kiri, pergelangan tangannya, dan lengan tangannya.” (HR Abu Dawud, An Nasa’i dan dishahihkan Syaikh Al Albani dalam shahih Sunan Abu Dawud I/211)

Dari Wail bin Hujr r berkata : “Saya pernah shalat bersama Rasulullah r sedangkan beliau meletakkan tangan kanannya pada tangan kirinya di atas dadanya.” (HR Ibnu Khuzaimah no. 479 dan Abu Dawud no. 759)

9. MEMBACA DO’A IFTITAH

?????????? ??????? ??????? ???????? ?????????? ????? ????????? ?????? ??????????? ????????????? ?????????? ???????? ???? ????????? ????? ???????? ????????? ??????????? ???? ????????? ?????????? ????????? ???? ?????????? ?????????? ??????????? ???????????

“Ya Allah jauhkanlah aku dengan kesalahan-kesalahanku sebagimana engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, sucikanlah aku dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana kain putih dibersihkan dari noda. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan air salju dan embun.” ( HR Bukhari no. 774 dan Muslim no. 598). Do’a ini diucapkan pada shalat fardhu. Selain do’a di atas masih banyak lagi do’a lainnya yang juga shahih.

10. MEMBACA TA’AWUDZ

??????? ????????? ???? ???????????? ?????????? ???? ???????? ?????????? ??????????

“Aku berlindung kepada Allah dari syetan yang terkutuk, dari kegilaannya, kesombongannya dan syairnya yang jelek.” (HR Ibnu Majah no. 807 Tirmidzi no. 242 dan Abu Dawud no. 775)

11. MEMBACA BASMALAH

?????? ????? ??????????? ???????????

“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.”

12. MEMBACA AL FATIHAH.

Rasulullah r bersabda yang artinya: “Tidak sah shalatnya orang yang tidak membaca Al Fatihah di dalam shalat.” (HR Bukhari no. 756 dan Muslim no. 394)

13. MEMBACA SURAT SETELAH AL FATIHAH

Hal ini berbeda-beda panjang-pendeknya. Bacaan shalat shubuh hendaknya lebih panjang dari yang lainnya dan hendaknya bacaan pada rakaat pertama lebih panjang dari rakaat setelahnya.

14. RUKU’

Bacalah takbir dengan mengangkat kedua tangan setinggi pundak atau setinggi telinga, lalu sejajarkan kepala dengan punggung, letakkan kedua tangan di atas kedua lutut, renggangkan jari-jari tangan, dan kerjakan ruku’ ini dengan tuma’ninah serta ucapkan :

????????? ??????? ??????????

Maha suci Rabbku yang Maha Agung. (HR Bukhari no.890, Tirmidzi no. 761, dan Abu Dawud no. 784). Bacaan ini dibaca tiga kali.

Ada juga do’a-do’a lain yang dibaca ketika ruku’ yang ma’tsur (diriwayatkan) dari Nabi r.

15. I’TIDAL

Yaitu mengangkat kepala setelah ruku’ dengan mengangkat kedua tangan setinggi pundak atau telinga. Apabila imam mengucapkan ?????? ????? ?????? ???????? maka ucapkan : ??????????? ???????? ?????? ?????????

16. TURUN SUJUD

Yaitu dengan mengucapkan takbir serta meletakkan kedua tangan sebelum kedua lutut. Rasulullah r  bersabda yang artinya:“Apabila salah seorang di antara kalian sujud maka janganlah ia berlutut seperti berlututnya unta dan hendaklah ia meletakkan kedua tangannya sebelum kedua lututnya.” (HR Nasa’i, Abu Dawud, Ahmad, dan Darimi)

17. SUJUD

Yaitu dengan anggota sujud yang tujuh (kening bersama hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan jari-jari kedua kaki) serta mengucapkan :

????????? ??????? ????? ?????

Maha suci Rabbku yang Maha tinggi. (HR Ibnu Majah, At Tirmidzi, dan Abu Dawud)

Ketentuan lainnya adalah meletakkan kedua telapak tangan setentang dengan pundak atau telinga dan merenggangkan kedua lengan dari kedua lambung, tidak merapatkan dengan kedua paha, dan mengangkat kedua lengan dari tanah. Hal ini sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah r  yang artinya :Apabila kamu sujud maka luruslah kalian dalam bersujud, dan janganlah salah seorang di antara kalian menghamparkan kedua sikunya seperti anjing menghamparkannya. (HR Tirmidzi)

Dan disunnahkan memperbanyak do’a di waktu sujud tetapi dilarang membaca Al Qur’an di dalamnya.

18. BANGKIT DARI SUJUD

Kemudian mengangkat kepala dari sujud dengan mengucapkan takbir dan boleh dengan mengangkat kedua tangan, kemudian duduk dengan meletakkan telapak kaki kiri dan mendudukinya serta menegakkan telapak kaki kanan. Boleh juga dengan duduk iq’a’ (duduk tegak di atas kedua tumit dan dada kedua kaki), meletakkan kedua tangan di atas kedua paha atau lutut dan mengucapkan :

????? ?????????? ????? ??????????

Ya Rabb ampunilah aku. Ya Rabb ampunilah aku. (HR Nasa’i no. 1143, Ibnu majah no. 897)

??????????? ?????????? ????????????? ???????????? ?????????? ????????????

Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, lindungilah aku, tunjukilah aku, dan berilah aku rizki. (HR Tirmidzi)

19. SUJUD KEDUA

Dengan mengucapkan takbir, boleh juga dengan mengangkat kedua tangan, lalu mengerjakan seperti yang dikerjakan pada sujud pertama.

20. MENGANGKAT KEPALA DENGAN MENGUCAPKAN TAKBIR

Duduk sebentar yang disebut dengan duduk istirahat. Berdasarkan hadits Malik bin Huwairits Al Laitsi  bahwasannya ia melihat Nabi r  shalat, maka tatkala beliau hendak bangkit ke rakaat berikutnya, tidaklah beliau bangkit sehingga duduk terlebih dahulu dengan sempurna. (HR Bukhari)

21. BANGKIT KE RAKAAT KEDUA

Dari Malik bin Huwairits t bahwasannya Rasulullah r apabila mengangkat kepalanya (bangkit) dari sujud kedua, beliau bangkit sambil bertelekan kedua tangannya pada tanah kemudian berdiri. (HR Bukhari)

22. DUDUK TASYAHUD

Apabila selesai dari rakaat kedua, maka duduk tasyahud dengan iftirasy seperti duduk di antara dua sujud. Tetapi tidak boleh duduk iq’a’. Meletakkan telapak tangannya di atas pahanya atau lututnya serta menunjuk dengan jari telunjuknya dengan membaca :

????????????? ??????? ?????????????? ?????????????? ?????????? ???????? ???????? ?????????? ?????????? ??????? ????????????? ?????????? ????????? ??????? ??????? ??????? ????????????? ???????? ???? ??? ?????? ?????? ??????? ?????????? ????? ?????????? ???????? ??????????? ?????????? ????? ????? ????????? ??????? ??? ????????? ????? ????????? ????? ????????????  ??????? ??? ???????????? ????????? ????? ????????? ??????? ??? ????????? ????? ????????? ????? ???????????? ??????? ??? ???????????? ??????? ??????? ???????

Segala pengagungan, shalawat, dan kebaikan hanyalah untuk Allah. Keselamatan, rahmat, dan barakah Allah semoga tercurah untukmu wahai Nabi. Keselamatan semoga tercurah atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi sesungguhnya tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan rasul-Nya. Ya Alloh berikanlah shalawat kepada nabi Muhammad dan kepada keluarganya, sebagaimana engkau telah memberikan shalawat kepada nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan berikanlah karunia kepada nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana engkau telah memberikan karunia kepada nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau adalah Dzat Yang Maha Terpuji lagi Maha Mulia.

23. BANGKIT KE RAKAAT KETIGA DAN KEEMPAT.

Dengan membaca takbir dan boleh dengan mengangkat kedua tangan lalu mengejakan seperti rakaat-rakaat sebelumnya.

24. TASYAHUD AKHIR.

Kemudian duduk tasyahud akhir dengan duduk tawarruk (meletakkan kaki kiri di bawah kaki kanan, pantat di atas lantai dengan menegakkan telapak kaki kanan) lalu membaca tasyahud seperti yang telah lalu dan menambah bacaan :

?????????? ?????? ??????? ???? ???? ??????? ????????? ?????? ??????? ????????? ?????? ???????? ?????????? ???????????? ?????? ????? ???????? ?????????? ???????????

Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari adzab neraka Jahannam, dan dari adzab kubur, dan dari fitnahnya hidup dan mati, dan dari kejelekan fitnah al masih ad dajjal.

25 DO’A SEBELUM SALAM.

Kemudian berdo’a untuk dirinya dengan do’a yang dicontohkan Rasulullah r dalam banyak hadits.

26. SALAM.

Kemudian salam ke kanan dan ke kiri. Adapun lafadznya ada beberapa macam :

1.       Membaca ??????????? ?????????? ?????????? ????? ?????? ??????? ke kanan, dan membaca  ??????????? ?????????? ?????????? ????? ke kiri.

  1. Membaca ??????????? ?????????? ?????????? ????? ke kanan, dan membaca ??????????? ?????????? ?????????? ????? ke kiri.
  2. Membaca ??????????? ?????????? ?????????? ????? ke kanan, dan ??????????? ??????????  ke kiri.
  3. Membaca ??????????? ??????????  ke kanan sekali saja.

(Diringkas dari makalah berjudul “Bimbingan Praktis Imam Masjid”, dikeluarkan oleh Ma’had Al-Furqan Al-Islami, Gresik, Ramadhan 1422 H)

Related Posts

Share This

468 ad

1 Comment

  1. h. Muzeni

    Ust. kenapa tulisan arabnya bagi hadist atau ayat Qr ngak keluar. Keluarnya hanya simbol

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


− 2 = six

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>