Sholat Witir Sebelum atau Setelah Tidur?

Apr 6, 2013 by

Sholat witir termasuk sholat sunnah yang paling ditekankan. Bahkan Rasulullah shollallahu alahi wasallam tidak pernah meninggalkannya baik dalam keadaan mukim atau safar. Jika beliau tidak mengerjakan witir di malam hari karena sakit atau sebab yang lainnya maka beliau mengqadha’nya di siang hari. Untuk itu hendaknya kita berusaha untuk senantiasa mengerjakan shalat witir dan menjaganya. Sekarang ada pertanyaan, bolehkan dikerjakan sebelum tidur? Jawabnya adalah boleh karena waktu sholat witir dimulai setelah sholat isya’ sampai terbitnya fajar. Namun mengerjakannya di akhir malam adalah lebih afdhol, terutama bagi yang yakin dapat bangun di akhir malam. Jika tidak yakin dapat bangun di akhir malam hendaknya dikerjakan sebelum tidur. Rasulullah bersabda,

مَنْ خَافَ أَنْ لَا يَقُومَ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ فَلْيُوتِرْ أَوَّلَهُ، وَمَنْ طَمِعَ أَنْ يَقُومَ آخِرَهُ فَلْيُوتِرْ آخِرَ اللَّيْلِ، فَإِنَّ صَلَاةَ آخِرِ اللَّيْلِ مَشْهُودَةٌ، وَذَلِكَ أَفْضَلُ

“Barangsiapa takut tidak dapat bangun di akhir malam hendaknya ia berwitir di awalnya (sebelum tidur). Dan barangsiapa yakin dapat bangun di akhir malam maka hendaknya ia witir di akhir malam karena sholat di akhir malam disaksikan  (oleh malaikat) dan yang demikian itu adalah lebih utama.” [HR Muslim 755 dari hadits Jabir radhiyallahu anhu]

Semoga bermanfaat.

Faedah durus Muntaqa bersama syaikh Saleh al Fauzan hafidzahullah ta’ala.  Riyadh, 6/4/2013.

Abu Zakariya Sutrisno.

www.ukhuwahislamiah.com

Related Posts

Tags

Share This

468 ad

3 Comments

  1. Harri Hidayat

    Pa Ustadz yang terhormat, sat bertanya begini :
    Jika kita sholat witir sebelum tidur karena takut tidak terbangun dimalam hari, tapi ternyata saya terbangun di malam hari dan mau mengerjakan sholat malam, apakah kita bisa mengerjakan sholat witir lagi? mohon jawaban atas pertanyaan nya. Terima Kasih

  2. Harri Hidayat

    Pa Ustadz yang terhormat, saya mau bertanya begini :
    Jika kita sholat witir sebelum tidur karena takut tidak terbangun dimalam hari, tapi ternyata saya terbangun di malam hari dan mau mengerjakan sholat malam, apakah kita bisa mengerjakan sholat witir lagi? mohon jawaban atas pertanyaan nya. Terima Kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


4 − one =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>