SHOLAT DI RUMAH KARENA IMAM MASJID ORANG NU?

0
78

Assalamualaikum, ustad.. Sya mw bertanya, manakah yg lebih baik, suami sholat berjamaah di mushola dekat rumah, atau jd imam istrinya drmah. Dan bagaima jika suami memilih jdi imam istrinya drmah dri pda di mushola di krenakan imam di mushola islam NU sdngkan si suami Muhammadiyah (Alasannya juga krna imamnya ga enak, ga bgus, NU dzkirnya lama, dll.)

Jawab:

Wa’alaikumsalam. Ada perbedaan pendapat dikalangan ulama tentang wajibnya laki-laki sholat berjamaah di masjid. Sebagian mengatakan wajib, sebagian mengatakan sunnah muakkadah (sunnah yang ditekankan). Pendapat yang mengatakan wajib lebih mendekati kehati-hatian dan dalilnya juga sangat banyak sekali. Diantara dalilnya adalah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَنْ سَمِعَ النِّدَاءَ فَلَمْ يَأْتِهِ فَلَا صَلَاةَ لَهُ إِلَّا مِنْ عُذْرٍ

“Barangsiapa yang mendengar azan lalu tidak mendatanginya, maka tidak ada shalat baginya, kecuali bila ada uzur.” (Hr. Abu Daud, dishahihkan oleh Albani)

Adapun jika yang ditanyakan lebih baik mana seorang suami atau laki-laki sholat di masjid atau di rumah maka jelas lebih baik di masjid.   Tidak selayaknya meninggalkan sholat berjamaah di masjid dengan alas an mengimami istri di rumah atau hanya gara-gara imamnya beda ormas. NU dan Muhammadiyah adalah dua ormas besar di Indonesia. Meskipun ada beberapa perbedaan dalam pemahaman tetapi “Islam”nya tetap sama. Islam itu hanya ada satu. Jadi islamnya NU, Muhammadiyah, Arab atau non Arab, semuanya sama yaitu Islam yang dibawa Nabi Muhammad yang diturukan untuk seluruh umat manusia. Yang berbeda adalah pemahaman. Selama seseorang itu muslim dan tidak melakukan kesyirikan atau kekufuran yang mengeluarkan dari agama maka sah sholat dibelakangnya. Jadi tidak masalah sholat di belakang orang yang berbeda madzab, pemahaman apalagi sekedar berbeda ormas.

Allahu A’lam.

Tanya Jawab Group WA Ukhuwahislamiah.com

Ust Abu Zakariya Sutrisno, M.Sc