Ramadhan #02: Keutamaan Ramadhan dan Puasa Ramadhan

1
48

Segala puji bagi Allah, sholawat dan salam atas Rasulullah.

:: 🌒 Keutamaan Bulan Ramadhan

Kaum muslimin rahimakumullah,
Bulan Ramadhan memiliki begitu banyak keutamaan dan disyariatkan di dalamnya berbagai macam ibadah yang mulia. Untuk lebih memotivasi kita untuk bersemangat beribadah di bulan Ramadhan yang mulia ini kita perlu mengetahui keutamaan-keutamaanya. Diantara keutamaan bulan Ramadhan adalah:

📌 Pertama, bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al Qur’an

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ
“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur`an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil).” (QS. Al Baqarah: 185)

📌 Kedua, Pada bulan ini para setan dibelenggu, pintu neraka ditutup dan pintu surga dibuka.

Rasulullah Shallallahu`alaihi wasallam bersabda,
إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِقَتْ أَبْوَابُ النِّيْرَانِ وَصُفِدَتِ الشَّيَاطِيْنُ
“Bila datang bulan Ramadhan dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka dan dibelenggulah para setan.” (HR Bukhari dan Muslim)

📌 Ketiga, pada bulan Ramadhan terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan yaitu lailatul qadar (malam kemuliaan).

Pada malam inilah saat diturunkannya Al Qur’anul Karim. Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْر . وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ . لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr: 1-3)

Masih banyak keutamaan yang dimiliki bulan Ramadhan, tetapi kiranya apa yang telah disebutkan telah cukup menunjukkan kepada kita mulianya bulan ini. Kemudian secara khusus kita akan membahas keutamaan puasa.

:: 💡Keutamaan Puasa

Puasa adalah salah satu ibadah utama yang disyariatkan di bulan Ramadhan. Puasa Ramadhan adalah salah satu rukun Islam. Disebutkan dalam Al Qur’an dan banyak hadits tentang keutamaan-keutamaan puasa, diantaranya:

📌 Pertama, Allah mewajibkan puasa atas seluruh umat

Allah ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS Al Baqarah: 183)

📌 Kedua, Puasa sebab diampuni dosa

Rasulullah shollallahu ‘alahi wasallam bersabda,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Romadhon karena iman dan mengharap pahala dari Alloh maka diampuni dosanya yang telah berlalu.” (HR Bukhari 38, Muslim 760).
Dalam hadits yang lainnya Rasulullah bersabda, “Sholat lima waktu, Jum’at yang satu sampai Jum’at berikutnya, Ramadhan sampai Ramadhan berikutnya adalah penghapus dosa diantaranya, jika dosa-dosa besar dijauhi” [HR Muslim].

📌 Ketiga, Puasa diberi pahala tidak terbatas dan Allah mengkhususkan puasa untuk diriNya

Dalam riwayat Muslim Rasulullah bersabda, “Setiap amalan bagi adam adalah baginya, dilipatkan kebaikan dengan 10x sampai 700x yang semisalnya. Allah berfirman, kecuali puasa sesunggunya ia adalah bagiKu dan Aku yang akan mengganjarnya. Mereka meninggalkan syahwat dan makanannya karenaKu.”

📌 Keempat, puasa adalah perisai, bau mulut orang berpuasa lebih harum disisi Allah dari minyak kestuti dan keutamaan lainnya.

Dalam shahih Bukhari dan Muslim diriwayatkan sebuah hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shollallahu ‘alahi wasallam bersabda, Allah berfirman:
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ، إِلَّا الصِّيَامَ، فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ، وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ، وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَصْخَبْ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ، فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ. وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ المِسْكِ. لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا: إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ، وَإِذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ
“Seluruh amalan bani Adam adalah baginya kecuali puasa. Sesungguhnya puasa adalah bagiKu dan Saya yang akan memberinya pahala. Puasa adalah perisai, jika salah seorang diantara kalian berpuasa maka jangan berkata kotor atau berteriak-teriak. Jika ada seorang yang mencela atau memerangi maka hendaknya dia berkata “Saya sedang berpuasa”. Demi jiwa Muhammad yang ditanganNya, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum disisi Allah dari minyak kesturi. Bagi seorang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan yang mereka berbahagia padanya. Jika berbuka dia bahagia dengan bukanya, jika bertemu Tuhannya dia bahagia dengan puasanya.” (HR. Bukhari 1904 dan Muslim 1151)

Masih banyak keutamaan puasa yang lainnya, tetapi kiranya apa yang telah disebutkan telah mencukupi. Semoga keutamaan-keutamaan ini semakin memotivasi kita untuk berusaha maksimal dalam mengerjakan puasa dan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Amien.

Abu Zakariya Sutrisno. Riyadh, 1438H.
—-
Materi spesial Insyaallah dishare tiap hari selama bulan Ramadhan. Silahkan dishare!

✅ Info detail dan dokumentasi kajian KUI: http://ukhuwahislamiah.com/kui/
✅ Join channel Telegram: telegram.me/ukhuwahislamiahcom
✅ IG: ukhuwahislamiahcom
✅ FB: https://www.facebook.com/ukhuwahislamiahcom

  • Rismayanti Maulana

    Subhanallah, artikelnya sangat bermanfaat.
    izin copas ke web saya ya akhi transparan.org