Puisi Bisu

1
153

Karena lidah telah kelu
Pena telah tumpul
Tinta telah kering
Telinga telah tuli
Mata tiada melihat

Akupun terdiam
Bagai si bisu yang berpuisi
Hanya nanar tatapan mata
Kening berkerut purut
Menghiasi dahi
Dan wajah bagai rembulan yang pucat pasi

Kuharap hatimu mengerti.
Kenapa aku begini.

SHARE
Previous articleDUNIA DI MATA SALAF
Next articleNASEHAT UNTUK JALAN KEBANGKITAN ISLAM
Beliau saat ini adalah kandidat Doktor sekaligus peneliti di King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia. Beliau juga belajar kepada beberapa ulama’ diantaranya Syaikh Dr. Saleh Fauzan dan Dr Sa’ad Syistry. Selain itu beliau juga merintis Pesantren Masyarakat Hubbul Khoir di Sukoharjo (Solo) Jawa Tengah.
  • Puisi yang bagus. Salam kenal