PEMIMPIN ADALAH CERMINAN RAKYATNYA

0
167

Seorang pemimpin mencerminkan kondisi rakyat yang dipimpinnya. Jika kondisi rakyatnya baik maka akan muncul pemimpin-pemimpin yang baik. Begitu pula sebaliknya. Jika semakin banyak rakyat yang rusak dan zalim maka Allah pun taqdirkan bagi mereka pemimpin yang zalim. Allah berfirman,

وَكَذَلِكَ نُوَلِّي بَعْضَ الظَّالِمِينَ بَعْضاً بِمَا كَانُواْ يَكْسِبُونَ

“Dan demikianlah Kami jadikan sebahagian orang-orang yang zalim itu menjadi teman bagi sebahagian yang lain disebabkan apa yang mereka usahakan.” (QS Al An’am: 129)

Coba kita simak kisah menarik berikut ini. Dikisahkan oleh Abu Bakar Al Thurthusyiy dalam kitabnya Sirajul Muluk*:

.وقال عبيدة السلماني لعلي بن أبي طالب رضي الله عنه: يا أمير المؤمنين ما بال أبي بكر وعمر انطاع الناس لهما، والدنيا عليهما أضيق من شبر فاتسعت عليهما ووليت أنت وعثمان الخلافة ولم ينطاعوا لكما، وقد اتسعت فصارت عليكما أضيق من شبر؟ فقال: لأن رعية أبي بكر وعمر كانوا مثلي ومثل عثمان، ورعيتي أنا اليوم مثلك وشبهك

Ubaidah bin Salmani berkata kepada Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu: Wahai amirul mukminin, bagaimana keadaan Abu Bakar dan Umar sehingga manusia mentaati mereka berdua dan dunia (wilayah) pada masa mereka lebih sempit dari sejengkal tetapi menjadi luas bagi mereka. Sedang pada masa kamu dan Utsman menjabat khilafah manusia tidak mentaati kalian berdua dan wilayah telah menjadi luas tetapi menjadi sempit dari sejengkal tangan? Maka Ali menjawab: karena rakyat pada zaman Abi Bakar dan Umar dahulu seperti saya dan seperti Utsman, sedang rakyatku sekarang ini seperti kamu dan yang serupa denganmu.”

Mari koreksi diri kita sendiri terlebih dahulu daripada sekedar menyalahkan pemimpin kita. Semoga Allah memperbaiki kondisi kaum muslimin dan pemimpinnya. Amien.

*) Catatan: Sebagian ulama mengatakan bahwa keabsahan sanad atsar ini ke Ali bin Abi Tholib perlu dikaji kembali.


| Web:Ukhuwahislamiah.com | FB, IG: ukhuwahislamiahcom | TG: telegram.me/ukhuwahislamiahcom |