Pelajaran dari Qurban

0
160

Allah menguji Ibrahim untuk menyembelih Isma’il yang kemudian darinya disyariatkan ibadah Kurban. Allah berfirman dalam surat Ash Shaffat 102:

 

“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar…” sampai ayat ke-107 “Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.”

 

Di sini ada pelajaran berharga bagi manusia agar jangan terlalu mencintai dunia sehingga lalai atau berpaling dari mengerjakan perintah Allah. Ketaatan Ibrahim untuk menjalankan perintah Tuhannya mengalahkan kecintaannya pada anaknya. Begitu juga dengan anaknya Isma’il. Bahkan dia rela kehilangan nyawanya untuk menjalankan perintah Tuhannya!!

 

Bagaimana dengan diri kita?? Contoh kecil, sebagian diri kita mungkin merasa berat untuk berkurban karena terlalu mencintai harta. Padahal sebenarnya mampu atau dapat mengusahakan.

 

Mari kita koreksi diri kita sendiri-sendiri. Jangan sampai kecintaan pada dunia melalaikan atau memalingkan kita dari mengerjakan perintah Allah.

 

Abu Zakariya Sutrisno. Riyadh, 9/11/1438H.

ukhuwahislamiah.com