Masuk Surga atau Neraka karena Seekor Lalat

0
94

Dari Thariq bin Syihab bahwa ‎Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:‎

دَخَلَ الْجَنَّةَ رَجُلٌ فِيْ ذُبَابٍ, وَدَخَلَ النَّارَ رَجُلٌ فِيْ ذُبَابٍ، قَالُوْا: وَكَيْفَ ‏ذَلِكَ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: مَرَّ رَجُلاَنِ عَلَى قَوْمٍ لَهُمْ صَنَمٌ لاَ يَجُوْزُهُ أَحَدٌ ‏حَتَّى يُقَرِّبَ لَهُ شَيْئًا، فَقَالُوْا لأَحَدِهِمَا: قَرِّبْ، قَالَ: لَيْسَ عِنْدِيْ شَيْءٌ ‏أُقَرِّبُ، قَالُوْا لَهُ: قَرِّبْ وَلَوْ ذُبَابًا، فَقَرَّبَ ذُبَابًا فَخَلُّوْا سَبِيْلَهُ فَدَخَلَ ‏النَّارَ، وَقَالُوْا لِلآخَرِ: قَرِّبْ، فَقَالَ: مَا كُنْتُ لأُقَرِّبَ لأحَدٍ شَيْئًا دُوْنَ ‏اللهِ  فَضَرَبُوْا عُنُقَهُ فَدَخَلَ الْجَنَّةَ ‏

 

“Ada seseorang yang masuk surga karena seekor ‎lalat dan ada yang masuk neraka karena seekor ‎lalat pula, para sahabat bertanya: “bagaimana itu bisa ‎terjadi ya Rasulullah? Rasul menjawab: “ada dua ‎orang berjalan melewati sebuah kaum orang yang ‎memiliki berhala, yang mana tidak boleh seorangpun ‎melewatinya kecuali dengan mempersembahkan ‎sesuatu untuknya terlebih dahulu, maka ‎mereka berkata kepada salah satu di antara kedua ‎orang tadi: “persembahkanlah sesuatu untuknya! ia ‎menjawab: “saya tidak mempunyai apapun yang ‎akan saya persembahkan”,  mereka ‎berkata lagi: persembahkan untuknya walaupun ‎seekor lalat! maka iapun mempersembahkan ‎untuknya seekor lalat, maka mereka membiarkan ia ‎untuk meneruskan perjalanannya, dan iapun masuk ‎ke dalam neraka, kemudian mereka ‎berkata lagi kepada seseorang yang lain: ‎persembahkalah untuknya sesuatu! ia menjawab: ‎‎”aku tidak akan mempersembahkan sesuatu apapun ‎untuk selain Allah, maka merekapun memenggal ‎lehernya, dan iapun masuk ke dalam surga.” (HR. ‎Ahmad)

Diantara faedah dari hadits ini:

  • Hadits ini menunjukkan besarnya dosa syirik walaupun seolah hal sepele (menyembelih seekor lalat untuk selain Allah) dan perbuatan syirik menyebabkan masuk neraka.
  • Hadits ini memberi peringatan jangan sampai terjerumus kepada kesyirikan. Kadangkala seseorang terjerumus dalam kesyirikan dan dia tidak menyadarinya.
  • Orang tersebut masuk neraka karena menyembelih seekor lalat untuk selain Allah padahal awalnya tidak ada niat untuk melakukannya. Dia melakukannya agar selamat dari kejahatan ahli/pemuja berhala.
  • Orang tersebut awalnya muslim, karena kalau dia kafir maka Rasulullah tidak akan bersabda “… masuk neraka karena seekor lalat…”
  • ‎Hadits ini menunjukkan besarnya bahaya ‎kemusyrikan dalam pandangan seorang mukmin, bagaimana ia tabah untuk mati dan menolak untuk memenuhi permintaan ‎mereka, padahal mereka tidak meminta kecuali ‎amalan lahiriyah saja‎.

[Disarikan dari kitab Fathul Majid Syarh Kitabit Tauhid]

@ ukhuwahislamiah.com