Kenapa Perempuan Harus Sehat?

0
51

Siklus kehidupan perempuan untak dapat berfungsi sesuai peran utamanya menjadi seorang ibu, dimulai sejak usia remaja. Oleh karena itu, perempuan harus senantiasa dalam keadaan sehat, termasuk di dalamnya yaitu mempunyai status gizi sehat.
Remaja yang sehat akan siap menjadi ibu yang sehat. Ibu yang sehat akan siap mengandung janin yang dapat tumbuh dan berkembang secara sehat dalam kandungan ibu, kemudian janin tersebut akan lahir sebagai bayi sehat dengan berat badan memadai. Selanjutnya, seorang ibu yang sehat akan memberikan ASI kepada bayinya sesuai anjuran badan kesehatan dunia, yaitu memberikan hanya ASI saja sampai usia bayi 6 bulan, dan tetap memberikan ASI sampai bayi berusia 24 bulan.
Tahapan selanjutnya yakni di usia tua perempuan akan tetap sehat, tidak terganggu oleh berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes mellitus, osteoporosis, dan lain-lain.

BAGAIMANA CARA MENCAPAI STATUS GIZI SEHAT ?
1.Selalu menjaga berat badan
2.Melakukan latihan fisik sekitar satu jam setiap hari
3.Memilih makanan pokok terutama berupa biji padi-padian yang utuh, misalnya beras
4.Menggunakan minyak yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal dan ganda, seperti minyak kacang, minyak zaitun, minyak kanola, dan minyak kelapa, untuk 3-5 jenis makanan per hari
5.Mengonsumsi sayur dan buah-buahan setiap hari
6.Memilih sumber protein dari bahan makanan berasal dari tanaman, seperti berbagai jenis kacang dan tanaman polong
7.Membatasi konsumsi daging, ikan, unggas, dan telur sampai 2 kali per hari, dan utamakan memilih ikan yang kaya akan asam omega-3, daging tidak berlemak, dan hasil ternak yang rendah lemak
8.Mengonsumsi sumber kalsium dari makanan, misalnya susu 1-2 kali per hari
9.Mengurangi konsumsi daging merah, mentega, kentang, pasta, gula pasir, dan sejenisnya
Bagaimana Menentukan Status Gizi Perempuan ?
Salah satu cara untuk mengetahui seorang perempuan mempunyai status gizi sehat atau tidak, bisa ditinjau dari berat badannya. Berat badan seseorang dapat dinilai sehat bila :
1.Lingkar pinggang yang sehat apabila tidak lebih dari 80 cm
2.Indeks Massa Tubuh (IMT) diantara 18,5 – 23
IMT dihitung dengan membagi berat badan (dalam kilogram) dengan tinggi badan kuadrat (dalam m²).
IMT juga mempunyai hubungan erat dengan risiko kesehatan, yaitu :
a.Risiko rendah : IMT 18,5 – 25
b.Risiko sedang : IMT 25 – 30 dan 40

Oleh : Parigi Padma Martanti
Sumber :
Bardosono, Saptawati. 2006. Gizi Sehat untuk Perempuan. Jakarta : FKUI

SHARE
Previous articlePP AL UKHUWAH
Next articleKhitan Gratis juni 2010
Beliau saat ini adalah kandidat Doktor sekaligus peneliti di King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia. Beliau juga belajar kepada beberapa ulama’ diantaranya Syaikh Dr. Saleh Fauzan dan Dr Sa’ad Syistry. Selain itu beliau juga merintis Pesantren Masyarakat Hubbul Khoir di Sukoharjo (Solo) Jawa Tengah.