GENERASI PILIHAN SETELAH RASULULLAH

0
2426

Mereka adalah Orang-orang yang kokoh dalam ilmu, Istiqomah dalam membawa dan menyampaikan petunjuk-petunjuk Nabi, orang-orang pilihan sebagai pendamping setia Nabi e serta berjihad bersama beliau, Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha terhadap Allah. Inilah sebagian keutamaan shahabat-shahabat Nabi.

Kita telah mengetahui bersama  bahwa shahabat nabi memiliki keutamaan dan keistimewaan yang melimpah ruah, dan tidaklah seorang muslim akan bertambah sikap cinta dan loyalitasnya terhadap mereka, kecuali muslim tersebut mengerti dan faham seluk-beluk mereka. Namun, ironis sekali, telah dijumpai mayoritas kaum muslim sekarang mereka justru mencela mereka, tentunya  jelas dikarenakan mereka tidak mengerti dan faham siapa itu shahabat Nabi.

&       Definisi Shahabat

Secara bahasa, shahabat adalah jama` dari kata Shahabi yang artinya adalah teman. Adapun secara istilah, shahabat adalah orang-orang yang bertemu dengan Nabi dalam keadaan beriman kepadanya dan meninggal dalam keadaan beriman pula.

Dan wajib bagi kita untuk meyakini bahwa mereka adalah sebaik-sebaik umat. Sebagaimana Allah mengisyaratkan hal ini:

) ??????? ?????? ??????? ?????????? ????????? ? (

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia”(QS. At-Taubah: 100)

Kita juga yakin bahwa mereka adalah sebaik-sebaik generasi setelah generasinya Nabi Muhammad. Hal ini sebagaimana telah datang hadits Rasulullah:

((????? ???????? ???????, ????? ????????? ???????????, ????? ????????? ???????????))

“Sebaik-baik manusia adalah generasiku (para shahabat y), kemudian generasi yang datang sesudahnya, kemudian generasi yang datang sesudahnya.”(HR. Bukhari dan Muslim)

Oleh karena itu, sangatlah  pantas jika Allah memuji mereka, yang hal ini telah Allah abadikan didalam firman-Nya yang mulia:

) ??????????????? ????????????? ???? ??????????????? ????????????? ??????????? ???????????? ??????????? ?????? ????? ???????? ???????? ?????? ????????? ?????? ???????? ??????? ????????? ???????????? ?????????? ?????? ??????? ?????? ????????? ????????? (

“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar. (QS. 9:10)

&      Keistimewaan Shahabat Nabi secara Umum.

Sungguh Allah I telah berfirman:

) ??????????? ???????? ????? ??????????? ?????? ?????????? ????? ??????????? ????????? ?????????? ????????? ???????? ???????? ??????????? ??????? ????? ????? ???????????? ?????????? ??? ?????????? ????? ?????? ?????????? (

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka: kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda meraka tampak pada muka mereka  dari bekas sujud.. “(Qs Al-Fath: 29)

Dalam ayat yang lain Allah I juga telah berfirman:

) ????????????? ??????????????? ????????? ?????????? ??? ??????????? ??????????????? ??????????? ??????? ????? ????? ???????????? ???????????? ????? ??????????? ?????????? ???? ????????????? {8} ??????????? ?????????? ???????? ????????????? ??? ?????????? ?????????? ???? ??????? ?????????? ?????????????? ??? ??????????? ??????? ??????? ??????? ????????????? ????? ??????????? ?????? ????? ?????? ????????? ????? ????? ????? ???????? ???????????? ???? ????????????? (

?          ”(Juga) bagi para fuqara yang berhijrah yang diusir dari kampung halaman dan dari harta benda mereka (karena) mencari karunia dari Allah dan keridhaan-(Nya) dan mereka menolong Allah dan Rasul-Nya.Mereka itulah orang-orang yang benar. Dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman (Anshar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah kepada mereka.Dan mereka tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (orang Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri.Sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu).Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung. (QS. Al-Hasr: 8-9)

Pada ayat-ayat ini Allah memuji kepada shahabat Rasul dengan banyaknya ruku` dan sujud, serta sehatnya hati dari penyakit hati, terlebih shahabat Muhajirin (orang-orang yang berhijrah kepada Nabi ke mekkah), mereka meninggalkan tanah air dan harta tercinta mereka untuk mengharap wajah Allah semata dan menolong agama-Nya demi menggapai keutamaan dan keridhaan dari-Nya. begitu juga shahabat Anshar (orang-orang yang menerima hijrahnya Nabi dan Shahabatnya), dengan sikap iman dan persahabatan mereka yang terhiasi sikap kasih-sayang mereka terhadap shahabat Muhajirin. Mereka mengutamakan kebutuhan shahabat Muhajirin daripada kepentingan diri mereka sendiri.

&       Keistimewaan Shahabat Nabi secara Khusus.

Setelah kita sebutkan sebagian keistimewaan shahabat secara umum, maka disana ada keistimewaan bagi Shahabat Rasulullah secara khusus. Dimana keistimewaan secara khusus ini bertingkat-tingkat sesuai dengan dahulunya mereka masuk islam dan jihad serta hijrahnya mereka bersama Rasulullah.

Maka sahabat yang paling utama dari sahabat-sahabat Rasulullah adalah

Ø  Khulafa Al-Arba`ah mereka itu adalah Abu Bakar As Shiddiq, Umar bin Al-Khattab, Utsman bin `Affan dan Ali Bin Abi Thalib. Kemudian setelah mereka adalah sepuluh orang shahabat yang dijamin masuk surga, mereka itu adalah: keempat sahabat tadi, kemudian Thalhah bin Zubair, Zubair bin Awwam, Abdurrahman bin Auf, Abu Ubaidah bin Jarrah, Sa`ad bin Abi Waqqas, dan Sa`id bin Zaid.

Ø  Dan shahabat Muhajirin lebih di utamakan dari shahabat Anshar.

Ø  Ahlu Badar (orang-orang yang ikut perang badar).

Rasulullah telah bersabda atas mereka ;

((?????? ?????? ??? ???? ???))

“Berbuatlah sesuka kalian, sungguh kesalahan kalian telah diampuni”(HR.Bukhari)

Ø  Ahlu Ridhwan (Orang –orang yang berbaiat di bawah pohon)

Rasulullah telah bersabda atas mereka:

((?? ???? ?????, ?? ??? ????, ?? ????? ?????? ??? ????? ?????? ????? ))

“ Tidak akan masuk neraka, InsyaAllah, Ashab-Assyajarah, orang-orang yang berperang uhud, dan orang-orang yang berbaiat di bawah pohon.(HR.Muslim).

Ø   Para shahabat yang dahulu masuk islam sebelum Fathul Makkah dan shahabat yang terbunuh dalam keadaan islam setelah fathul Makkah

&Shahabat tidak ma`sum namun bagi mereka ampunan yang melimpah.

Kita juga meyakini bahwa para shahabat itu tidaklah ma`sum dari dosa kecil maupun besar. namun, semua kesalahan yang terjadi atas mereka itu telah diampuni dari banyak segi, diantaranya:

1)      Dahulunya islam dan banyaknya kebaikan yang disandang  oleh mereka. Karena kebaikan itu penghapus dari kejelekan, sebagaimana Allah berfirman:

) ????? ???????????? ?????????? ????????????? (

“Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.”(QS: Hud:114)

2)      Dilipatgandakannya amalan kebaikan mereka yang tidak ada yang mampu menyamai kebaikan-kebaikan mereka. Sebagaimana Rasul Bersabda:

((?? ????? ?????? ?????? ???? ???? ?? ???? ????? ??? ??? ???? ?? ??? ?? ????? ????????))

“Janganlah kalian mencela shahabat-shahabatku, Demi Allah yang jiwaku (Muhammad) berada ditangan-Nya kalaulah salah seorang diantara kalian berinfak semisal satu gunung emas maka tidaklah  mampu sampai satu mud diantara mereka bahkan setengahnyapun tidaklah mampu”(HR.Bukhari dan Muslim)

3)      Banyaknya penghapus kesalahan bagi mereka, sekalipun mereka berbuat dosa lalu mereka bertaubat, atau disebabkan dahulunya mereka masuk islam atau dengan syafa`atnya Nabi Muhammad. yang mereka adalah orang yang lebih berhak atas hal ini.

Maka apabila kesalahan seperti ini saja mereka diampuni oleh Allah, maka bagaimana dengan kesalahan yang sifatnya Ijtihadiyyah?!!tentunya mereka diampuni oleh Allah Ta`ala.

Dengan demikian, dapat disimpulkan keistimewaan-keistimewaan Shahabat Rasulullah Yaitu:

1.      Mereka adalah orang-orang yang pertama kali masuk islam dan ini adalah seutama-utama perkara.

2.      mereka adalah orang-orang yang pertama berjihad dalam meninggikan kalimatullah.dan ini adalah puncaknya agama islam.

3.      mereka adalah orang-orang yang pertama berhijrah bersama Rasulullah dan menjadi pendamping setia, dan ini adalah seutama-utamanya amalan.

4.      mereka adalah orang-orang yang pertama menolong agamanya Allah.

5.      mereka adalah orang-orang yang pertama dalam ilmu yang bermanfaat dan amal shalih.

6.      mereka adalah sebaik-baik umat setelah umatnya Nabi Muhammad.

7.      mereka adalah orang-orang yang paling di muliakan oleh Allah setelah Nabi Muhammad.

Dengan begitu banyaknya rekomendasi yang disandang oleh para shahabat, maka kita dilarang untuk mencaci mereka walau hanya satu sahabat saja. Karena  hal ini termasuk diantara dosa-dosa besar dan pelakunya itu bisa dikatakan kufur.

Berkata `Alamah Ibnu Hamdan: “Barang siapa yang mencela salah seorang dari shahabat nabi sedang Ia menganggap halal perbuatan itu maka dia telah kafir, dan jika Ia tidak menganggap halal perbuatan itu maka dia telah fasik dan baginya kufur secara mutlak dan barang siapa menganggap fasik para shahabat atau mencela agama mereka atau mengkafirkan mereka maka Ia telah kafir”.

Lantas, bagaimana sikap  kita terhadap para shahabat Rasulullah?? Sehingga sikap kita tidak jatuh sebagaimana jatuhnya sikap orang-orang yang benci terhadap shahabat Rasulullah. Diantara sikap yang harus kita lakukan kepada mereka adalah:

a.        Menyelamatkan hati dan lisan kita terhadap para shahabat Rasul dengan doa yang diabadikan oleh Allah dalam kitab-Nya yang mulia:

) ??????????? ?????? ??? ?????????? ?????????? ???????? ??????? ????? ??????????????? ????????? ?????????? ????????????? ????????????? ??? ?????????? ?????? ??????????? ????????? ???????? ??????? ??????? ???????? (

“Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa:”Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyanyang”.(QS.Al-Hasyr:10) .

b.       Menerima segala yang datang baik dari Al-Qur`an atauAs-sunnah tentang keutamaan-keutamaan mereka.

c.        Wajibnya cinta dan menghormati mereka dengan sebenar-benarnya cinta dan penghormatan.

d.       Wajibnya berlepas diri dari orang-orang yang mencela mereka dan juga membenci terhadap mereka disebabkan celaan mereka terhadap para shahabat.

Dengan demikian, kita telah mengetahui siapa itu sebenarnya shahabat nabi, keistimewaan-keistimewaan mereka, dan sikap apa yang harus kita lakukan terhadap mereka. Dan semoga Allah mentakdirkan kepada kita untuk bertemu dan berkumpul dengan Rasulullah dan para Shahabatnya kelak, karena orang-orang itu dikumpulkan bersama dengan orang-orang yang mereka cintai.

“Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang

yang beriman. Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyanyang”

Wallahu A`lam

Oleh: Amir Miftahudin.

SHARE
Previous articleMERAIH KEMBALI KEJAYAAN ISLAM
Next articleMendulang Hikmah Surat Al-Ashar
Beliau saat ini adalah kandidat Doktor sekaligus peneliti di King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia. Beliau juga belajar kepada beberapa ulama’ diantaranya Syaikh Dr. Saleh Fauzan dan Dr Sa’ad Syistry. Selain itu beliau juga merintis Pesantren Masyarakat Hubbul Khoir di Sukoharjo (Solo) Jawa Tengah.