BANGUNAN ISLAM

0
885

Tahun 1 /edisi 12

Suatu bangunan akan berdiri kokoh bila disangga dengan tiang penyangga yang kokoh pula. Jika disangga dengan tiang-tiang keropos niscaya ia tak akan bertahan lama. Hanya dengan sedikit goncangan ia akan roboh mengikuti robohnya tiang-tiang tersebut. Begitu juga Islam, ia laksana bangunan, sangat membutuhkan tiang-tiang kokoh sebagai penopang. Tiang-tiang penyangga apakah yang dibutuhkan Islam tersebut? Ikutilah penjelasan hadits berikut!

???? ????? ?????? ???????????? ?????? ????? ???? ?????? -??? ???? ?????- ????? :

???????? ??????? ????? r ??????? :

(( ?????? ???????????? ????? ?????? ????????? ???? ??? ?????? ?????? ????? ??????? ?????????? ??????? ????? ????????? ?????????? ? ????????? ??????????

?????? ????????? ??????? ????????? ))

Dari Abu Abdurrahman Abdullah bin Umar ??? ???? ?????  berkata: “Aku mendengar Rasulullah r bersabda: “Islam dibangun diatas lima perkara, bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak untuk disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, pergi haji ke Baitullah dan berpuasa pada bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

$        Kedudukan Hadits

Hadits ini memiliki urgensi yang sangat tinggi. Di dalamnya terkandung penjelasan kaidah serta menjadi porosnya islam. Bahkan dengannya seorang muslim dapat lebih jauh mengenal agamanya.

Ibnu Daqiqil ‘Ied berkata: “Telah berkata Abul Abbas Al-Qurtuby ???? ???? ????? : “Kelima rukun ini merupakan asas agama Islam serta kaidah-kaidahnya, dimana di atasnyalah Islam ditegakkan.”

Berkata Imam An-Nawawi ???? ???? ????? : “ Sesungguhnya hadits ini merupakan dasar yang agung dalam mengenal agam Islam. Di atasnya Islam bersandar dan ia mengumpulkan semua rukunnya.”

$        Penjelasan Hadits

Tidaklah seorang hamba menjadi muslim kecuali ia telah menegakkan tiang-tiang ini dalam dirinya. Rasulullah r dalam hadits ini mengumpamakan Islam dengan bangunan yang  tidak akan kokoh kecuali disangga dengan tiang yang kokoh pula.

Tiang-tiang tersebut adalah :

  1. Syahadat laa ilaha illallah waanna Muhammdarrasulullah

Tiang yang satu ini merupakan yang landasan teragung, karena dengannya harta dan darah seseorang akan terlindungi. Rasulullah r bersabda:

(( ???????? ???? ????????? ????????, ?????? ?????????? ???? ??? ?????? ?????? ????? ??????????? ???, ????????????? ????, ??????? ???????? ??????  ?????? ???????? ?????? ??????????? ??????????????? ?????? ??????????, ????????????? ????? ????? ))

“Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah dan beriman kepadaku serta apa yang aku bawa. Apabila mereka melaksanakannya maka terjagalah dariku darah dan harta mereka kecuali dengan haknya. Dan kepada Allah-lah hisab mereka.” (HR. Muslim)

Dengannya  Allah I menerima amalan kita, memasukkan kita ke dalam Surga dan menyelamatkan kita dari Neraka.

Dijadikan dua kalimat ini dalam satu rukun, dikarenakan dengan keduanya amalan seseorang diterima. Syahadat laa ilaha illallah mengharuskan adanya keikhlasan dalam beribadah dan syahadat Muhammdan Rasulullah menuntut adanya ittiba’ (mengikuti Rasulullah dalam beramal). Juga  dikarenakan Rasulullah r merupakan muballig (penyampai risalah dari Allah I) sehingga persaksian akan risalah dan kehambaan beliau termasuk penyempurna persaksian laa ilaha illallah.

Makna kalimat ??? ?????? ?????? ????? (laa ilaha illallaah) adalah tiada sesembahan yang berhak diibadahai dengan benar kecuali Allah I. Semua sesembahan yang disembah oleh manusia berupa malaikat, jin, manusia, matahari, bulan, bintang, kuburan, batu, pohon dan yang lainnya merupakan sesembahan yang batil (salah), tidak dapat memberikan manfaat ataupun menolak bahaya.

Allah I berfirman :

) ????? ???????? ??? ????? ????? ??????????????? ?????????????? ????? ???????? ????????? ????? ????? ????????????? (

“Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfa’at dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah; sebab jika kamu berbuat (yang demikian itu) maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang zalim.” (QS. Yunus :106)

) ?????? ??????? ????? ???? ???????? ??????? ???????????? ??? ??????? ???? ?????????? ??????? ????? ???? ?????????? ?????????? (

“Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah Dialah (Rabb) yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain Allah, itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS. Al-Hajj : 62)

Syahadat laa ilaha illallah ini memiliki dua rukun yaitu pengingkaran dan penetapan.   Pengingkaran semua yang disembah selain Allah I dan penetapan ibadah hanya kepada Allah I saja yang tidak ada sekutu baginya. Allah I berfirman :

) ????? ???????? ????????????? ????????? ??????? ?????? ??????????? ????????????? ?????????? ??? ?????????? ????? ??????? ??????? ??????? (

“Barangsiapa yang ingkar kepada Taghut dan beriman kepada Allah, maka sesunguhnya ia telah berpegang kepada tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah : 256)

Allah I juga berfirman :

) ???????? ????????? ???? ???? ??????? ????????? ???? ????????? ????? ?? ??????????? ??????????? (

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thagut.” (QS An-Nahl: 36)

Adapun syahadat Muhammad rasulullah maka ia memiliki beberapa rukun :

  1. Menaati perintah beliau r

Allah I berfirman :

) ??? ?????? ????? ??????????? ?????????? ???????? ??????? ??? ????????? ???????????? ?????????? ?????? ???????? ????????? ?????????? (

“Barangsiapa ta’at kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar”. (QS. An-Nisa’ :13)

  1. Membenarkan pemberitaan beliau r

Allah I berfirman :

) ??????????? ????????? ????????? ???????? ????? ??????????? ???????????(

“Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertaqwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya.” ( QS Al-Hadid : 28)

  1. Menjauhkan diri dari yang beliau r benci dan beliau larang

Allah I berfirman :

) ??????????????? ?????????? ????????? ?????????????? ?????? ??????????(

“Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia.Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah.” ( QS. Al-Hasyr : 7)

Rasulullah r bersabda :

(( ??? ???????????? ?????? ??????????????, ????? ???????????? ???? ???????? ?????? ??? ????????????? ))

“Apa yang aku larang dari kalian maka tinggalkanlah dan apa yang aku perintahkan maka tunaikanlah sekemampuan kalian.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Tidak beribadah kepada Allah I kecuali dengan menggunakan syariat beliau r

Allah  I berfirman :

) ???? ??? ??????? ?????????? ????? ?????????????? ???????????? ????? ?????????? ?????? ??????????? ??????? ???????? ????????? (

“Katakanlah:”Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Ali Imran : 31)

2. Mendirikan shalat

Shalat merupakan salah satu bentuk peribadatan kepada Allah I yang ditunaikan secara istiqamah serta menyempurnakan baik waktu maupun bentuknya. Ia merupakan hubungan antara seorang hamba dengan Rabbnya yang wajib ditunaikan dengan mengikuti petunjuk Rasulullah r. Hal ini berdasarkan sabda beliau r :

(( ??????? ????? ?????????????? ???????? ))

“Shalatlah sebagaiman kalian melihat aku shalat.” (HR. Bukhari)

Beruntunglah orang yang menunaikan shalat dengan khusyu’ dan tuma’ninah. Allah I berfirman :

) ???? ???????? ??????????????. ????????? ???? ??? ??????????? ?????????? (

“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya.” (QS. Al-Muminun :1-2)

Shalat memiliki keutamaan yang sangat banyak. Ia dapat menghapus dosa dan kesalahan. Barangsiapa menjaganya niscaya dia akan menuai banyak faidah. Ia akan memperoleh cahaya, petunjuk dan keselamatan di akhirat kelak serta dimasukkan ke dalam surga, sebagaimana yang telah dijanjikan Allah I.

Bahkan shalat merupakan penentu semua amalan seorang hamba ketika berjumpa dengan Rabbnya. Jika baik shalatnya maka baik pula semua amalnya, begitu juga sebaliknya.

Rasulullah r bersabda :

(( ??????? ??? ????????? ???? ????????? ????? ???????????? ???????????. ?????? ???????? ?????? ??????? ????????, ?????? ???????? ?????? ??????? ???????? ))

“Amalan seorang hamba yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalat. Jika baik shalatnya maka baik pula seluruh amalnya dan jika rusak shalatnya maka rusak pula seluruh amalnya.” (HR. At-Thabrani)

Di antara hal yang hendaknya diperhatiakan ketika mendirikan shalat adalah :

  1. Harus dikerjakan pada waktunya, dan paling utama adalah di awal waktu.
  2. Harus dikerjakan dengan khusyu’ dan tuma’ninah.
  3. Harus dikerjakan sesuai dengan petunjuk Nabi r dari mulai takbir sampai salam.
  4. Bagi laki-laki, mengerjakannya dengan berjamaah di masjid.

Para Ulama telah bersepakat akan kafirnya orang yang meninggalkan shalat karena menentang atau mengingkari. Adapun jika meninggalkannya karena malas atau sibuk tanpa udzur  (halangan) sedangkan ia meyakini wajibnya shalat, maka para ulama berbeda pendapat dalam hal ini, apakah dia kafir ataukah tidak.

3. Menunaikan zakat

Zakat bermakna tambahan, pensucian dan berkah. Sungguh Allah I telah mewajibkan zakat kepada setiap muslim yang memiliki harta yang telah mencukupi nishab (batas harta yang wajib dikeluarkan zakatnya) serta syarat-syaratnya. Allah I berfirman :

)???? ???? ????????????? ???????? ????????????? ?????????????? ????? (

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka.” (QS. At-Taubah : 102)

Di antara hikmah disyariatkan zakat adalah untuk mensucikan harta dan membantu kaum yang lemah.

4. Haji

Hadits ini menunjukan akan wajibnya ibadah haji sehingga tidak halal bagi orang  yang berkemampuan dan memiliki badan yang sehat untuk tidak menunaikannya. Allah I berfirman :

) ?????? ????? ???????? ????? ????????? ???? ?????????? ???????? ???????? ????? ?????? ??????? ????? ??????? ???? ????????????? (

“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yangsanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS.Ali Imran : 97)

Haji merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan sekali seumur hidup. Disebutkan dari Abu Harairah t, ia berkata : “Rasulullah pernah berkhutbah di hadapan kami. Beliau bersabda :

(( ???????? ???????? ???? ?????? ????? ?????????? ???????? ????????? ??????? ?????? ??????? ????? ??? ??????? ????? ???????? ?????? ???????? ???????? ??????? ??????? ????? r ??? ?????? ?????? ?????????? ??????? ????????????? ))

”Wahai manusia! Sungguh Allah telah mewajibkan haji kepada kalian. Karena itu berhajilah!” Ada orang yang bertanya,” Apakah setiap tahun, wahai Rasulullah?” Rasulullah diam sehingga orang itu mengulanginya tiga kali. Setelah itu Rasulullah bersabda : “ Seandainya aku jawab ya, niscaya ia menjadi wajib  setiap tahun, dan kalian tidak akan mampu melaksanakannya.” (HR. Muslim)

5. Puasa pada bulan Ramadhan

Berpuasa pada bulan Ramadhan merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap muslim. Allah I berfirman :

) ??????????? ????????? ????????? ?????? ?????????? ?????????? ????? ?????? ????? ????????? ??? ?????????? ??????????? ??????????(

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana

diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah : 183)

Barangsiapa yang menunaikan puasa ini dengan penuh keikhlasan kepada Allah serta mengharap pahala dan balasan yang  disediakan bagi orang-orang yang berpuasa niscaya Allah I akan mengampuni dosa-dosanya.

Dari Abu Hurairah t bahwa Nabi r bersabda :

(( ???? ????? ????????? ?????????? ????????????? ?????? ???? ??? ????????? ???? ???????? ))

“Barangsiapa berpusa pada bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharapakan pahala, niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” ( HR. Bukhari dan Muslim

$        Faidah Hadits

Di dalam hadits ini Rasulullah r menjadikan Islam laksana bangunan yang menaungi dan melindungi penghuninya dari dalam maupun dari luar. Beliau r juga menjelaskan bahwa  ia dibangun diatas lima perkara sebagaimana yang telah lalu, yaitu  persaksian laa ilaha illallah Muhammadun Rasulullah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa pada bulan Ramadhan dan pergi haji ke Baitullah.

Hadits ini juga merupakan penegas terhadap hadits Jibril yang telah menjelaskan kelima rukun ini. Wallahu al’am

Disusun oleh: Isma’il A Margham

BANGUNAN ISLAM

Suatu bangunan akan berdiri kokoh bila disangga dengan tiang penyangga yang kokoh pula. Jika disangga dengan tiang-tiang keropos niscaya ia tak akan bertahan lama. Hanya dengan sedikit goncangan ia akan roboh mengikuti robohnya tiang-tiang tersebut. Begitu juga Islam, ia laksana bangunan, sangat membutuhkan tiang-tiang kokoh sebagai penopang. Tiang-tiang penyangga apakah yang dibutuhkan Islam tersebut? Ikutilah penjelasan hadits berikut!

???? ????? ?????? ???????????? ?????? ????? ???? ?????? -??? ???? ?????- ????? :

???????? ??????? ????? r ??????? :

(( ?????? ???????????? ????? ?????? ????????? ???? ??? ?????? ?????? ????? ??????? ?????????? ??????? ????? ????????? ?????????? ? ????????? ??????????

?????? ????????? ??????? ????????? ))

Dari Abu Abdurrahman Abdullah bin Umar ??? ???? ????? berkata: “Aku mendengar Rasulullah r bersabda: “Islam dibangun diatas lima perkara, bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak untuk disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, pergi haji ke Baitullah dan berpuasa pada bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

$ Kedudukan Hadits

Hadits ini memiliki urgensi yang sangat tinggi. Di dalamnya terkandung penjelasan kaidah serta menjadi porosnya islam. Bahkan dengannya seorang muslim dapat lebih jauh mengenal agamanya.

Ibnu Daqiqil ‘Ied berkata: “Telah berkata Abul Abbas Al-Qurtuby ???? ???? ????? : “Kelima rukun ini merupakan asas agama Islam serta kaidah-kaidahnya, dimana di atasnyalah Islam ditegakkan.”

Berkata Imam An-Nawawi ???? ???? ????? : “ Sesungguhnya hadits ini merupakan dasar yang agung dalam mengenal agam Islam. Di atasnya Islam bersandar dan ia mengumpulkan semua rukunnya.”

$ Penjelasan Hadits

Tidaklah seorang hamba menjadi muslim kecuali ia telah menegakkan tiang-tiang ini dalam dirinya. Rasulullah r dalam hadits ini mengumpamakan Islam dengan bangunan yang tidak akan kokoh kecuali disangga dengan tiang yang kokoh pula.

Tiang-tiang tersebut adalah :

1. Syahadat laa ilaha illallah waanna Muhammdarrasulullah

Tiang yang satu ini merupakan yang landasan teragung, karena dengannya harta dan darah seseorang akan terlindungi. Rasulullah r bersabda:

(( ???????? ???? ????????? ????????, ?????? ?????????? ???? ??? ?????? ?????? ????? ??????????? ???, ????????????? ????, ??????? ???????? ?????? ?????? ???????? ?????? ??????????? ??????????????? ?????? ??????????, ????????????? ????? ????? ))

“Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah dan beriman kepadaku serta apa yang aku bawa. Apabila mereka melaksanakannya maka terjagalah dariku darah dan harta mereka kecuali dengan haknya. Dan kepada Allah-lah hisab mereka.” (HR. Muslim)

Dengannya Allah I menerima amalan kita, memasukkan kita ke dalam Surga dan menyelamatkan kita dari Neraka.

Dijadikan dua kalimat ini dalam satu rukun, dikarenakan dengan keduanya amalan seseorang diterima. Syahadat laa ilaha illallah mengharuskan adanya keikhlasan dalam beribadah dan syahadat Muhammdan Rasulullah menuntut adanya ittiba’ (mengikuti Rasulullah dalam beramal). Juga dikarenakan Rasulullah r merupakan muballig (penyampai risalah dari Allah I) sehingga persaksian akan risalah dan kehambaan beliau termasuk penyempurna persaksian laa ilaha illallah.

Makna kalimat ??? ?????? ?????? ????? (laa ilaha illallaah) adalah tiada sesembahan yang berhak diibadahai dengan benar kecuali Allah I. Semua sesembahan yang disembah oleh manusia berupa malaikat, jin, manusia, matahari, bulan, bintang, kuburan, batu, pohon dan yang lainnya merupakan sesembahan yang batil (salah), tidak dapat memberikan manfaat ataupun menolak bahaya.

Allah I berfirman :

) ????? ???????? ??? ????? ????? ??????????????? ?????????????? ????? ???????? ????????? ????? ????? ????????????? (

“Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfa’at dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah; sebab jika kamu berbuat (yang demikian itu) maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang zalim.” (QS. Yunus :106)

) ?????? ??????? ????? ???? ???????? ??????? ???????????? ??? ??????? ???? ?????????? ??????? ????? ???? ?????????? ?????????? (

“Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah Dialah (Rabb) yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain Allah, itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS. Al-Hajj : 62)

Syahadat laa ilaha illallah ini memiliki dua rukun yaitu pengingkaran dan penetapan. Pengingkaran semua yang disembah selain Allah I dan penetapan ibadah hanya kepada Allah I saja yang tidak ada sekutu baginya. Allah I berfirman :

) ????? ???????? ????????????? ????????? ??????? ?????? ??????????? ????????????? ?????????? ??? ?????????? ????? ??????? ??????? ??????? (

“Barangsiapa yang ingkar kepada Taghut dan beriman kepada Allah, maka sesunguhnya ia telah berpegang kepada tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah : 256)

Allah I juga berfirman :

) ???????? ????????? ???? ???? ??????? ????????? ???? ????????? ????? ?? ??????????? ??????????? (

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thagut.” (QS An-Nahl: 36)

Adapun syahadat Muhammad rasulullah maka ia memiliki beberapa rukun :

1. Menaati perintah beliau r

Allah I berfirman :

) ??? ?????? ????? ??????????? ?????????? ???????? ??????? ??? ????????? ???????????? ?????????? ?????? ???????? ????????? ?????????? (

“Barangsiapa ta’at kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar”. (QS. An-Nisa’ :13)

2. Membenarkan pemberitaan beliau r

Allah I berfirman :

) ??????????? ????????? ????????? ???????? ????? ??????????? ???????????(

“Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertaqwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya.” ( QS Al-Hadid : 28)

3. Menjauhkan diri dari yang beliau r benci dan beliau larang

Allah I berfirman :

) ??????????????? ?????????? ????????? ?????????????? ?????? ??????????(

“Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia.Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah.” ( QS. Al-Hasyr : 7)

Rasulullah r bersabda :

(( ??? ???????????? ?????? ??????????????, ????? ???????????? ???? ???????? ?????? ??? ????????????? ))

“Apa yang aku larang dari kalian maka tinggalkanlah dan apa yang aku perintahkan maka tunaikanlah sekemampuan kalian.” (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Tidak beribadah kepada Allah I kecuali dengan menggunakan syariat beliau r

Allah I berfirman :

) ???? ??? ??????? ?????????? ????? ?????????????? ???????????? ????? ?????????? ?????? ??????????? ??????? ???????? ????????? (

“Katakanlah:”Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Ali Imran : 31)

2. Mendirikan shalat

Shalat merupakan salah satu bentuk peribadatan kepada Allah I yang ditunaikan secara istiqamah serta menyempurnakan baik waktu maupun bentuknya. Ia merupakan hubungan antara seorang hamba dengan Rabbnya yang wajib ditunaikan dengan mengikuti petunjuk Rasulullah r. Hal ini berdasarkan sabda beliau r :

(( ??????? ????? ?????????????? ???????? ))

“Shalatlah sebagaiman kalian melihat aku shalat.” (HR. Bukhari)

Beruntunglah orang yang menunaikan shalat dengan khusyu’ dan tuma’ninah. Allah I berfirman :

) ???? ???????? ??????????????. ????????? ???? ??? ??????????? ?????????? (

“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya.” (QS. Al-Muminun :1-2)

Shalat memiliki keutamaan yang sangat banyak. Ia dapat menghapus dosa dan kesalahan. Barangsiapa menjaganya niscaya dia akan menuai banyak faidah. Ia akan memperoleh cahaya, petunjuk dan keselamatan di akhirat kelak serta dimasukkan ke dalam surga, sebagaimana yang telah dijanjikan Allah I.

Bahkan shalat merupakan penentu semua amalan seorang hamba ketika berjumpa dengan Rabbnya. Jika baik shalatnya maka baik pula semua amalnya, begitu juga sebaliknya.

Rasulullah r bersabda :

(( ??????? ??? ????????? ???? ????????? ????? ???????????? ???????????. ?????? ???????? ?????? ??????? ????????, ?????? ???????? ?????? ??????? ???????? ))

“Amalan seorang hamba yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalat. Jika baik shalatnya maka baik pula seluruh amalnya dan jika rusak shalatnya maka rusak pula seluruh amalnya.” (HR. At-Thabrani)

Di antara hal yang hendaknya diperhatiakan ketika mendirikan shalat adalah :

1. Harus dikerjakan pada waktunya, dan paling utama adalah di awal waktu.

2. Harus dikerjakan dengan khusyu’ dan tuma’ninah.

3. Harus dikerjakan sesuai dengan petunjuk Nabi r dari mulai takbir sampai salam.

4. Bagi laki-laki, mengerjakannya dengan berjamaah di masjid.

Para Ulama telah bersepakat akan kafirnya orang yang meninggalkan shalat karena menentang atau mengingkari. Adapun jika meninggalkannya karena malas atau sibuk tanpa udzur (halangan) sedangkan ia meyakini wajibnya shalat, maka para ulama berbeda pendapat dalam hal ini, apakah dia kafir ataukah tidak.

3. Menunaikan zakat

Zakat bermakna tambahan, pensucian dan berkah. Sungguh Allah I telah mewajibkan zakat kepada setiap muslim yang memiliki harta yang telah mencukupi nishab (batas harta yang wajib dikeluarkan zakatnya) serta syarat-syaratnya. Allah I berfirman :

)???? ???? ????????????? ???????? ????????????? ?????????????? ????? (

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka.” (QS. At-Taubah : 102)

Di antara hikmah disyariatkan zakat adalah untuk mensucikan harta dan membantu kaum yang lemah.

4. Haji

Hadits ini menunjukan akan wajibnya ibadah haji sehingga tidak halal bagi orang yang berkemampuan dan memiliki badan yang sehat untuk tidak menunaikannya. Allah I berfirman :

) ?????? ????? ???????? ????? ????????? ???? ?????????? ???????? ???????? ????? ?????? ??????? ????? ??????? ???? ????????????? (

“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yangsanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS.Ali Imran : 97)

Haji merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan sekali seumur hidup. Disebutkan dari Abu Harairah t, ia berkata : “Rasulullah pernah berkhutbah di hadapan kami. Beliau bersabda :

(( ???????? ???????? ???? ?????? ????? ?????????? ???????? ????????? ??????? ?????? ??????? ????? ??? ??????? ????? ???????? ?????? ???????? ???????? ??????? ??????? ????? r ??? ?????? ?????? ?????????? ??????? ????????????? ))

”Wahai manusia! Sungguh Allah telah mewajibkan haji kepada kalian. Karena itu berhajilah!” Ada orang yang bertanya,” Apakah setiap tahun, wahai Rasulullah?” Rasulullah diam sehingga orang itu mengulanginya tiga kali. Setelah itu Rasulullah bersabda : “ Seandainya aku jawab ya, niscaya ia menjadi wajib setiap tahun, dan kalian tidak akan mampu melaksanakannya.” (HR. Muslim)

5. Puasa pada bulan Ramadhan

Berpuasa pada bulan Ramadhan merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap muslim. Allah I berfirman :

) ??????????? ????????? ????????? ?????? ?????????? ?????????? ????? ?????? ????? ????????? ??? ?????????? ??????????? ??????????(

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana

diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah : 183)

Barangsiapa yang menunaikan puasa ini dengan penuh keikhlasan kepada Allah serta mengharap pahala dan balasan yang disediakan bagi orang-orang yang berpuasa niscaya Allah I akan mengampuni dosa-dosanya.

Dari Abu Hurairah t bahwa Nabi r bersabda :

(( ???? ????? ????????? ?????????? ????????????? ?????? ???? ??? ????????? ???? ???????? ))

“Barangsiapa berpusa pada bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharapakan pahala, niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” ( HR. Bukhari dan Muslim

$ Faidah Hadits

Di dalam hadits ini Rasulullah r menjadikan Islam laksana bangunan yang menaungi dan melindungi penghuninya dari dalam maupun dari luar. Beliau r juga menjelaskan bahwa ia dibangun diatas lima perkara sebagaimana yang telah lalu, yaitu persaksian laa ilaha illallah Muhammadun Rasulullah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa pada bulan Ramadhan dan pergi haji ke Baitullah.

Hadits ini juga merupakan penegas terhadap hadits Jibril yang telah menjelaskan kelima rukun ini. Wallahu al’am

Disusun oleh: Isma’il A Margham

SHARE
Previous articlePersiapan Safar Keluar Negeri
Next articleTabligh Akbar
Beliau saat ini adalah kandidat Doktor sekaligus peneliti di King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia. Beliau juga belajar kepada beberapa ulama’ diantaranya Syaikh Dr. Saleh Fauzan dan Dr Sa’ad Syistry. Selain itu beliau juga merintis Pesantren Masyarakat Hubbul Khoir di Sukoharjo (Solo) Jawa Tengah.