Api Neraka Lebih Panas!

0
110

Allah berfirman,

وَكَرِهُواْ أَن يُجَاهِدُواْ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللّهِ وَقَالُواْ لاَ تَنفِرُواْ فِي الْحَرِّ قُلْ نَارُ جَهَنَّمَ أَشَدُّ حَرّاً لَّوْ كَانُوا يَفْقَهُونَ

Mereka (orang-orang munafiq) tidak suka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah dan mereka berkata: “Janganlah kamu berangkat (pergi berperang) dalam panas terik ini”. Katakanlah: “Api neraka jahannam itu lebih sangat panas” jika mereka mengetahui.” (QS Taubah: 81)

Jihad memang bukan perkara yang mudah, perlu pengorbanan dan penuh dengan tantangan. Baik itu jihad dalam artian berperang di jalan Allah atau jihad dalam arti yang lebih luas seperti mengamalkan dan mendakwahkan agama Allah. Betapa banyak kita dapati orang-orang yang menjalankan atau mendakwahkan agama dicemooh atau bahkan dimusuhi.

Orang-orang yang di dalam hatinya ada kemunafikan mereka menjadikan kehidupan dunia ini sebagai segalanya. Berat bagi mereka untuk menjalankan agama Allah, apalagi berjihad di jalanNya! Mungkin sesekali mereka akan menampakkan keislaman atau menjalankan sebagian dari agama jika hal tersebut terasa “ringan” oleh mereka. Tetapi begitu mendapat ujian atau cobaan mereka langsung berbalik ke belakang. Mereka adalah orang-orang yang rugi dunia dan akhirat.

Adapun orang yang benar-benar beriman mereka meyakini betul bahwa hidup ini hanyalah ujian. Mereka tetap istiqomah menjalankan dan mendakwahkan agama Allah meskipun berat dan penuh ujian. Mereka yakin hanya dengan jihad atau perjuangan mereka akan mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.  Mereka yakin hanya dengan jihad atau perjuangan mereka akan masuk ke dalam surga dan dijauhkan dari panasnya api neraka.

Disebutkan dalam sebuah hadits “Akan datang kepada manusia suatu zaman, orang yang berpegang teguh pada agamanya seperti orang yang menggenggam bara api” [HR. Tirmidzi 2260, dishahihkan Albani].  Meskipun panas tetapi jangan dilepaskan karena itulah jalan keselamatan yang hakiki! Seberapa pun beratnya atau “panasnya” ujian di dunia ini maka tidak ada apa-apanya dengan panasnya api neraka kelak!

Abu Zakariya Sutrisno. Riyadh, 18/2/1438H.


| Web:Ukhuwahislamiah.com | FB:Ukhuwah Islamiah | Twitter:@ukhuwah_islamia |