Antara Ilmu dan Adab

0
75

Assalamu’alaikum ustadz, Ustadz ada titipan pertanyaan teman, sebagai berikut: “apakah org yg beradab tapi tak berilmu lebih baik drpd org yg berilmu tapi tdk beradab?”

Jawab:

Wa’alaikumsalam. Pertama perlu ditekankan bahwa ilmu dan adab adalah dua hal yang sangat penting dan keduanya berhubungan erat. Semakin tinggi ilmu seseorang secara umum dia akan semakin beradab dan juga sebaliknya, orang yang beradab akan berusaha untuk semakin berilmu.

Orang yang memiliki ilmu tetapi kurang beradab tentu tidak baik. Begitu juga sebaliknya, orang yang beradab tetapi minim ilmu. Seorang muslim hendaknya berusaha untuk terus menuntut ilmu dan juga menjaga adab. Dulu para ulama’ terus menasehati para muridnya untuk belajar dan juga sebelum itu mereka juga menasehat untuk belajar adab. Imam Malik pernah mengatakan pada seorang pemuda Quraisy, “Wahai saudaraku, belajarlah adab sebelum engkau belajar ilmu.”

Adapun terkait pertanyaan “Apakah org yg beradab tapi tak berilmu lebih baik drpd org yg berilmu tapi tdk beradab?” Allahu A’lam ini tergantung kadar dan juga hakikat dari adab dan ilmu yang dimaksud. Ada ilmu-ilmu yang jelas sangat penting dan tidak boleh orang tidak tahu, seperti ilmu tentang tauhid. Jelas tidak mungkin dikatakan “orang yang beradab tetapi tidak punya ilmu tauhid lebih baik daripada orang yang punya ilmu tauhid tetapi tidak beradab”. Selain itu, tidak perlu kita berlebihan untuk mengetahui sesuatu atau membandingkan sesuatu yang tidak terlalu penting untuk dibandingkan sehingga malah lalai dari inti dari hal itu. Dalam hal ini, intinya adalah bahwa adab dan ilmu itu sama-sama penting.

Perlu diketahui juga sebagian orang sufi mengatakan “Org yg beradab tapi tak berilmu lebih baik drpd org yg berilmu tapi tdk beradab”. Mungkin seolah perkataan ini ingin menunjukkan pentingnya adab. Tetapi sejatinya adalah ingin mengecilkan dan menyepelekan ilmu. Mereka ingin berpaling dari ilmu dan berpaling dari menuntut ilmu.  Beragama hanya berdasarkan perasaan. Hati-hati dengan hal ini.

Allahu A’lam.


Tanya Jawab WA Ukhuwahislamiah.com